Cerita Pilu Anak Kapolsek Lampung yang Tewas Ditembak: Setahun Tak Bertemu, Sekali Ketemu di Ruang Autopsi
Selasa, 25 Maret 2025 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 2 Oknum TNI Tersangka Kasus Penembakan 3 Polisi hingga Tewas di Way Kanan
Legowo mengatakan, jenazah ketiga korban telah dilakukan autopsi selama 10 jam atau sejak pukul 02.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB di ruang instalasi forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Dia mengungkapkan, laporan awal hasil autopsi penyebab kematian 3 anggota Polres Way Kanan yang gugur saat melaksanakan tugas yakni pertama pada jenazah AKP anumerta Lusiyanto terdapat lubang bekas peluru, dari arah depan di dada kanan.
Saat dilaksanakan autopsi, proyektil peluru ada di rongga dada sebelah kiri. Kemudian pada jenazah Aipda anumerta Petrus Apriyanto terdapat bekas luka lubang peluru dengan arah menembak dari arah depan persis pada mata sebelah kiri korban. Saat dilaksanakan autopsi, proyektil peluru ditemukan berada di tempurung kepala.
Briptu anumerta M Ghalib, terdapat lubang bekas peluru pada sisi kiri bibirnya menembus rongga mulutnya, dan saat dilakukan autopsi posisi proyektil peluru ada diantara tempurung kepala dan tenggorokannya," ungkap Legowo.
Menurut Legowo, ketiga hal tersebut yang menyebabkan tiga anggota Polres Way Kanan tersebut gugur saat melaksanakan tugas. "Ketiga hal tersebut yang menyebabkan kematian dari anggota terbaik kami yang gugur saat melaksanakan tugas," katanya.
Legowo mengatakan, jenazah ketiga korban telah dilakukan autopsi selama 10 jam atau sejak pukul 02.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB di ruang instalasi forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Dia mengungkapkan, laporan awal hasil autopsi penyebab kematian 3 anggota Polres Way Kanan yang gugur saat melaksanakan tugas yakni pertama pada jenazah AKP anumerta Lusiyanto terdapat lubang bekas peluru, dari arah depan di dada kanan.
Saat dilaksanakan autopsi, proyektil peluru ada di rongga dada sebelah kiri. Kemudian pada jenazah Aipda anumerta Petrus Apriyanto terdapat bekas luka lubang peluru dengan arah menembak dari arah depan persis pada mata sebelah kiri korban. Saat dilaksanakan autopsi, proyektil peluru ditemukan berada di tempurung kepala.
Briptu anumerta M Ghalib, terdapat lubang bekas peluru pada sisi kiri bibirnya menembus rongga mulutnya, dan saat dilakukan autopsi posisi proyektil peluru ada diantara tempurung kepala dan tenggorokannya," ungkap Legowo.
Menurut Legowo, ketiga hal tersebut yang menyebabkan tiga anggota Polres Way Kanan tersebut gugur saat melaksanakan tugas. "Ketiga hal tersebut yang menyebabkan kematian dari anggota terbaik kami yang gugur saat melaksanakan tugas," katanya.
(abd)
Lihat Juga :