Ribuan Warga Hadiri Pemakaman Rizkyl Wathoni, Remaja Lombok yang Bunuh Diri Diduga Tertekan Diintimidasi Polisi
Rabu, 19 Maret 2025 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Pemakaman Rizkyl Wathoni berlangsung secara khidmat di pemakaman umum Desa Sesait. Ribuan warga hadir untuk mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya, menunjukkan betapa besar simpati dan dukungan masyarakat terhadap keluarga korban.
Terpisah, pihak kepolisian membantah adanya dugaan intimidasi atau pemerasan yang dilakukan terhadap Rizkyl Wathoni. AKP Fathony, Kabag Ops Polres Lombok Utara, menyatakan bahwa kasus pencurian handphone yang melibatkan Rizkyl telah diselesaikan secara damai. "Tidak ada intimidasi atau pemerasan yang dilakukan oleh anggota kami. Kasus ini sudah selesai dengan jalan damai," tegas AKP Fathony.
Namun, keluarga korban dan sejumlah warga menuntut investigasi lebih lanjut untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Rizkyl. Mereka meminta agar oknum yang diduga terlibat dalam intimidasi dan pemerasan diusut secara hukum.
Tragedi kematian Rizkyl Wathoni telah memicu gelombang simpati dan kemarahan di kalangan masyarakat Lombok Utara. Banyak warga yang menilai bahwa kasus ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Baca juga: Band Sukatani Ngaku Diintimidasi sejak Juli 2024, Tolak Tawaran Jadi Duta Kepolisian
Terpisah, pihak kepolisian membantah adanya dugaan intimidasi atau pemerasan yang dilakukan terhadap Rizkyl Wathoni. AKP Fathony, Kabag Ops Polres Lombok Utara, menyatakan bahwa kasus pencurian handphone yang melibatkan Rizkyl telah diselesaikan secara damai. "Tidak ada intimidasi atau pemerasan yang dilakukan oleh anggota kami. Kasus ini sudah selesai dengan jalan damai," tegas AKP Fathony.
Namun, keluarga korban dan sejumlah warga menuntut investigasi lebih lanjut untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Rizkyl. Mereka meminta agar oknum yang diduga terlibat dalam intimidasi dan pemerasan diusut secara hukum.
Tragedi kematian Rizkyl Wathoni telah memicu gelombang simpati dan kemarahan di kalangan masyarakat Lombok Utara. Banyak warga yang menilai bahwa kasus ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Baca juga: Band Sukatani Ngaku Diintimidasi sejak Juli 2024, Tolak Tawaran Jadi Duta Kepolisian
Lihat Juga :