Pakai Modus Phone Sex, 2 Napi di Sumsel Tipu 2 Wanita Cantik
Kamis, 03 September 2020 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Tersangka Fandi berkenalan dan akrab dengan seorang wanita. Kemudian terus berkomunikasi hingga terucap janji akan dinikahi. (Baca juga: Deklarasi Jagoan Perindo di Pilkada Ngada Dibanjiri Ribuan Warga )
"Korban ini diajak video call sex oleh tersangka ini dan direkam. Kemudian video itu digunakan tersangka untuk melakukan pemerasan terhadap korban, jika tidak diberikan uang video akan disebar. Akibatnya korban rugi Rp3,8 juta," kata Anton Setyawan, Kamis (3/9/2020).
Sedikit berbeda, modus yang dilakukan tersangka kedua yakni Andri Arli. Warga Musi Rawas, yang sedang menjalani hukuman vonis dua tahun penjara dalam kasus pencurian ini, mengedit foto anggota TNI yang diperoleh di internet lalu dipasang di medis sosialnya.
"Modus tersangka yang satu ini dengan mengambil foto anggota TNI melalui internet dan kemudian mengedit bagian kepala lalu diubah menjadi kepalanya. Di sosial media mengaku sebagai Andrigo anggota TNI berpangkat Serka yang bertugas di Jawa Badat," katanya.
Lalu foto dipasang di media sosial untuk mencari mangsa. Singkat cerita berkenalan dengan seorang perempuan di Sumsel. Setelah sekitar tiga bulan berkomunikasi, pelaku berjanji akan ke Sumsel untuk mengunjungi korban.
"Korban ini diajak video call sex oleh tersangka ini dan direkam. Kemudian video itu digunakan tersangka untuk melakukan pemerasan terhadap korban, jika tidak diberikan uang video akan disebar. Akibatnya korban rugi Rp3,8 juta," kata Anton Setyawan, Kamis (3/9/2020).
Sedikit berbeda, modus yang dilakukan tersangka kedua yakni Andri Arli. Warga Musi Rawas, yang sedang menjalani hukuman vonis dua tahun penjara dalam kasus pencurian ini, mengedit foto anggota TNI yang diperoleh di internet lalu dipasang di medis sosialnya.
"Modus tersangka yang satu ini dengan mengambil foto anggota TNI melalui internet dan kemudian mengedit bagian kepala lalu diubah menjadi kepalanya. Di sosial media mengaku sebagai Andrigo anggota TNI berpangkat Serka yang bertugas di Jawa Badat," katanya.
Lalu foto dipasang di media sosial untuk mencari mangsa. Singkat cerita berkenalan dengan seorang perempuan di Sumsel. Setelah sekitar tiga bulan berkomunikasi, pelaku berjanji akan ke Sumsel untuk mengunjungi korban.
Lihat Juga :