Gubernur, Pangdam dan Kapolda Diundang Hadiri Deklarasi KAMI Jabar

Kamis, 03 September 2020 - 15:45 WIB
loading...
Gubernur, Pangdam dan Kapolda Diundang Hadiri Deklarasi KAMI Jabar
Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat akan dideklarasi di Kota Bandung, Senin (7/9/2020), mendatang. (Foto/SINDOphoto/Dok)
A A A
BANDUNG - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat mengundang Gubernur Jabar, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar menghadiri kegiatan deklarasi yang akan digelar di Kota Bandung , Senin (7/9/2020), mendatang.

Selain ketiga pejabat tadi akan hadir juga sejumlah ormas.Ketua Panitia Deklarasi KAMI Jabar, Harry Mulyana mengatakan, Deklarasi KAMI Jabar yang rencananya akan digelar di Balai Sartika, Kota Bandung.

(Baca juga : Tuding si Good Looking, Menag Harus Belajar Kajian soal Radikalisme )
(Baca juga : Gara-gara Good Looking, Fadli Zon Minta Jokowi Ganti Menag )


Nah, nantinya akan dihadiri perwakilan dari sekitar 70 ormas dan komunitas serta perwakilan KAMI kabupaten/kota di Jabar yang sudah berinisiatif membentuk KAMI di daerah.

"Kami juga mengundang kehadiran Gubernur Jabar, Kapolda, Pangdam, Kajati, pimpinan/rektor perguruan tinggi, pimpinan ormas seperti MUI Jabar, NU, Muhamadiyah, Persis, Syarikat Islam, dan lain-lain serta pimpinan PGI, MAWI dan lain-lain. Kami juga mengundang ormas pemuda dan mahasiswa lintas generasi serta para tokoh Jawa Barat," papar Harry dalam siaran persnya, Rabu (3/9/2020).

(BACA JUGA: Messi Tinggalkan Barca, Sergio Ramos Kehilangan Lawan)

Harry meyakinkan, kegiatan Dekalarasi KAMI Jabar akan digelar dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19, seperti menjaga jarak. Bahkan, kapasitas gedung tempat berlangsungnya deklarasi pun dibatasi hingga hanya 50 persen.

"Panitia juga menyelenggarakan live streaming, sehingga bisa diikuti melalui internet ke seluruh pelosok bahkan ke luar negeri. Beberapa diaspora asal Jawa Barat di luar negeri berkeinginan untuk mengikuti acara tersebut," katanya.

Lewat live streaming juga, lanjut Harry, pihaknya mengajak seluruh peserta deklarasi berinteraksi dengan menyanyikan lagu Tanah Air Beta bersama-sama. Dia berharap, interaksi tersebut diikuti berbagai komunitas nelayan, buruh, hingga kelompok pemulung untuk bernyanyi bersama di tempat mereka masing-masing.

"Mudah-mudahan bisa juga dicatat sebagai rekor MURI menyanyikan lagu Indonesia Tanah Air Beta," ujarnya.

Lebih lanjut Harry mengatakan, berbeda dengan KAMI Nasional, dalam struktur organisasinya, KAMI Jabar memiliki Dewan Pengaping atau Dewan Penasehat yang terdiri dari tokoh masyarakat Jabar, ulama, dan purnawirawan, serta akademisi selain lima orang presidium, yakni Radhar Tribaskoro, M Rizal Fadillah, Syafril Sjofyan, Erry Nirbaya, dan Robi Win Kadir. (BACA JUGA: Pentagon: China Lirik Indonesia untuk Jadi Pangkalan Militernya)

Sementara itu, Presidium KAMI Jabar, Syafril Sjofyan mengatakan, kegiatan deklarasi akan disertai pembacaan artikel jati diri dan maklumat KAMI serta maklumat Jabar dimana salah satu poinnya adalah menolak keras pemanfaatan kekayaan sumber daya alam (SDA) Jabar oleh pihak asing.

"Poin lainnya, yakni tuntutan untuk mengembalikan pengolahan SDA kepada potensi Jabar untuk sepenuhnya bagi kesejahteraan rakyat Jabar, agar para penghianat birokrasi yang gampang disuap menjual perizinan kepada investor dengan obral ditertibkan," katanya.
(vit)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1602 seconds (10.55#12.26)