Karier Moncer Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, Pangdam III/Siliwangi Asli Putra Jawa Barat
Sabtu, 14 September 2024 - 07:03 WIB
loading...
Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman resmi ditunjuk sebagai Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi. Foto/Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman resmi ditunjuk sebagai Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1080/IX/2024 tanggal 11 September 2024.
Penunjukan ini dilakukan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, menggantikan Mayjen TNI Mohammad Fadjar yang akan menjabat sebagai Dankodiklat TNI.
Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman merupakan putra asli Bandung, Jawa Barat yang lahir pada 2 Juli 1967. Ia adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 itu memiliki spesialisasi di bidang Infanteri.
Baca juga: 21 Pati TNI AD yang Bertugas di Daerah Dimutasi Jenderal Agus Subiyanto, Ini Daftar Namanya
Karier militer Dadang telah mengantarkannya menempati berbagai posisi strategis, baik di dalam maupun luar negeri. Pendidikan militer yang ditempuhnya antara lain Diksarcab IF (1992), Diklapa I (1997), Suslapa II (2000), Sesko AD (2005), dan Sesko TNI (2015).
Pengalamannya di bidang operasi militer pun cukup luas, termasuk keterlibatannya dalam Operasi Timor Timur (1992-1993), Operasi Jaring Merah di Aceh (1994, 1995, 1999), serta Operasi Rahwan di Ambon (2007).
Penunjukan ini dilakukan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, menggantikan Mayjen TNI Mohammad Fadjar yang akan menjabat sebagai Dankodiklat TNI.
Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman merupakan putra asli Bandung, Jawa Barat yang lahir pada 2 Juli 1967. Ia adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 itu memiliki spesialisasi di bidang Infanteri.
Baca juga: 21 Pati TNI AD yang Bertugas di Daerah Dimutasi Jenderal Agus Subiyanto, Ini Daftar Namanya
Karier militer Dadang telah mengantarkannya menempati berbagai posisi strategis, baik di dalam maupun luar negeri. Pendidikan militer yang ditempuhnya antara lain Diksarcab IF (1992), Diklapa I (1997), Suslapa II (2000), Sesko AD (2005), dan Sesko TNI (2015).
Pengalamannya di bidang operasi militer pun cukup luas, termasuk keterlibatannya dalam Operasi Timor Timur (1992-1993), Operasi Jaring Merah di Aceh (1994, 1995, 1999), serta Operasi Rahwan di Ambon (2007).
Lihat Juga :