Pangdam Siliwangi yang Tembus Bintang 4, 3 Nama Melesat Jadi Panglima TNI
Minggu, 06 Oktober 2024 - 09:10 WIB
loading...
Dalam dunia militer Indonesia, Kodam III/Siliwangi telah melahirkan sejumlah jenderal bintang empat yang mengukir prestasi gemilang. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
BANDUNG - Dalam dunia militer Indonesia, Kodam III/Siliwangi telah melahirkan sejumlah jenderal bintang empat yang mengukir prestasi gemilang. Enam mantan Pangdam Siliwangi ini tidak hanya berhasil menembus pangkat tertinggi di Angkatan Darat tetapi juga mengisi posisi strategis di TNI, termasuk menjadi Panglima TNI.
Dari Jenderal Agus Subiyanto yang terakhir meraih bintang empat hingga Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution, sosok pertama yang memimpin Kodam Siliwangi, masing-masing memiliki kisah inspiratif dan rekam jejak yang mengesankan.
Baca juga: 13 AKBP yang Dimutasi Kapolri ke Daerah Naik Pangkat Jadi Kombes, Ini Daftar Namanya
Pangdam Siliwangi terakhir yang kariernya menanjak hingga bintang empat adalah Jenderal TNI Agus Subiyanto. Setelah Agus Subiyanto, belum ada lagi Pangdam Siliwangi yang berhasil menembus pangkat bintang empat.
Kini, dengan Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman di pucuk pimpinan, banyak yang bertanya-tanya apakah ia dapat mengikuti jejak pendahulunya untuk menembus pangkat bintang empat? Mari kita telusuri jejak enam Pangdam Siliwangi yang berhasil menembus batas dan mengukir sejarah di angkatan bersenjata.
![Pangdam Siliwangi yang Tembus Bintang 4, 3 Nama Melesat Jadi Panglima TNI]()
Agus Subiyanto adalah Pangdam Siliwangi terakhir yang kariernya berhasil menjadi jenderal bintang. Janderal Agus Subiyanto masih aktif menjabat sebagai Panglima TNI saat ini.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Jenderal TNI Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta pada Rabu 22 November 2023. Agus menggantikan Panglima TNI sebelumnya yakni Laksamana TNI Yudo Margono yang akan memasuki masa pensiun.
Pelantikan Agus berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 102/TNI/2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 November 2023.
Sebulan sebelum diangkat menjadi Panglima, Agus Subiyanto dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada Rabu 25 Oktober 2023 menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memasuki masa pensiun. Sebelum menjadi orang nomor satu di TNI AD, Agus Subiyanto menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Agus Subiyanto merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 1991. Agus kemudian mengikuti Kursus Dasar Kecabangan (Sussarcab) Infanteri Kopassus.
Lahir dari keluarga militer, Agus Subiyanto mengawali karier militernya sebagai Kasiops Sektor A di Timor Timur, kemudian menjadi Danyon 22 Grup 2 Kopassus, hingga menjadi Kepala Penerangan Kopassus. Agus Subiyanto kemudian mendapat promosi menjadi Dandim 0735/Surakarta (2009-2011) saat Presiden Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Selanjutnya, Agus dipercaya menjadi Waasops Divif 1 Kostrad, dan Asops Divif 1 Kostrad. Tidak hanya itu, Agus Subiyanto juga diangkat menjadi Asops Kasdam 1/BB, Danrindam 2 Kodam 2 Sriwijaya. Agus kemudian ditunjuk menjadi Danrem 132/Tadulako, Paban 3/Latga Sops TNI, Wadan Pusenif, Danrem 061 Surya Kencana.
Kariernya terus menanjak, Agus dipercaya menjadi perisai hidup Presiden Jokowi dengan menjabat sebagai Danpaspampres 2020-2021. Selepas tugas di lingkaran Istana, Agus mendapat jabatan strategis menjadi Pangdam III/Siliwangi, Wakil KSAD, hingga KSAD. Puncaknya, Agus Subiyanto diangkat menjadi Panglima TNI.
![Pangdam Siliwangi yang Tembus Bintang 4, 3 Nama Melesat Jadi Panglima TNI]()
Moeldoko merupakan Pangdam Siliwangi ke-33 yang kariernya berhasil menanjak menjadi bintang empat. Lahir di Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kediri, Jawa Timur, Moeldoko memilih berkarier sebagai tentara. Dia masuk Akabri Darat (kini Akmil) dan lulus pada 1981.
Prestasinya di Lembah Tidar itu sangat cemerlang. Moeldoko merupakan peraih Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama.
Penugasan militernya beragam, namun sebagian besar langsung di teritorial (kewilayahan). Moeldoko mula-mula menjabat sebagai Danton Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin (1981), kemudian Danki A Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin (1983), hingga Kasi Operasi Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana.
Perjalanan waktu mengantarkannya pada berbagai promosi jabatan. Semasa bintang dua, jabatan strategis yang diembannya antara lain Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad (2010), Pangdam XII/Tanjungpura, dan Pangdam III/Siliwangi (2010).
Kariernya terus meroket. Bintang emas di pundaknya juga bertambah. Menyandang pangkat Letjen, Moeldoko dipasrahi tanggung jawab sebagai Wakil Gubernur Lemhannas (2011). Namanya kian melejit saat ditunjuk sebagai Wakil KSAD pada 2013.
Tak butuh lama, dia melesat menjadi orang nomor satu di matra Darat atau KSAD pada 2013. Moeldoko menggantikan seniornya, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo.
Menariknya, jabatan superstrategis itu hanya dipegang hanya tiga bulan. Sebab, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuknya sebagai Panglima TNI.
Dari Jenderal Agus Subiyanto yang terakhir meraih bintang empat hingga Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution, sosok pertama yang memimpin Kodam Siliwangi, masing-masing memiliki kisah inspiratif dan rekam jejak yang mengesankan.
Baca juga: 13 AKBP yang Dimutasi Kapolri ke Daerah Naik Pangkat Jadi Kombes, Ini Daftar Namanya
Pangdam Siliwangi terakhir yang kariernya menanjak hingga bintang empat adalah Jenderal TNI Agus Subiyanto. Setelah Agus Subiyanto, belum ada lagi Pangdam Siliwangi yang berhasil menembus pangkat bintang empat.
Kini, dengan Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman di pucuk pimpinan, banyak yang bertanya-tanya apakah ia dapat mengikuti jejak pendahulunya untuk menembus pangkat bintang empat? Mari kita telusuri jejak enam Pangdam Siliwangi yang berhasil menembus batas dan mengukir sejarah di angkatan bersenjata.
Daftar Pangdam Siliwangi yang Tembus Bintang 4
1. Jenderal TNI Agus Subiyanto
.jpg)
Agus Subiyanto adalah Pangdam Siliwangi terakhir yang kariernya berhasil menjadi jenderal bintang. Janderal Agus Subiyanto masih aktif menjabat sebagai Panglima TNI saat ini.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Jenderal TNI Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta pada Rabu 22 November 2023. Agus menggantikan Panglima TNI sebelumnya yakni Laksamana TNI Yudo Margono yang akan memasuki masa pensiun.
Pelantikan Agus berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 102/TNI/2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 November 2023.
Sebulan sebelum diangkat menjadi Panglima, Agus Subiyanto dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada Rabu 25 Oktober 2023 menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memasuki masa pensiun. Sebelum menjadi orang nomor satu di TNI AD, Agus Subiyanto menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Agus Subiyanto merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 1991. Agus kemudian mengikuti Kursus Dasar Kecabangan (Sussarcab) Infanteri Kopassus.
Lahir dari keluarga militer, Agus Subiyanto mengawali karier militernya sebagai Kasiops Sektor A di Timor Timur, kemudian menjadi Danyon 22 Grup 2 Kopassus, hingga menjadi Kepala Penerangan Kopassus. Agus Subiyanto kemudian mendapat promosi menjadi Dandim 0735/Surakarta (2009-2011) saat Presiden Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Selanjutnya, Agus dipercaya menjadi Waasops Divif 1 Kostrad, dan Asops Divif 1 Kostrad. Tidak hanya itu, Agus Subiyanto juga diangkat menjadi Asops Kasdam 1/BB, Danrindam 2 Kodam 2 Sriwijaya. Agus kemudian ditunjuk menjadi Danrem 132/Tadulako, Paban 3/Latga Sops TNI, Wadan Pusenif, Danrem 061 Surya Kencana.
Kariernya terus menanjak, Agus dipercaya menjadi perisai hidup Presiden Jokowi dengan menjabat sebagai Danpaspampres 2020-2021. Selepas tugas di lingkaran Istana, Agus mendapat jabatan strategis menjadi Pangdam III/Siliwangi, Wakil KSAD, hingga KSAD. Puncaknya, Agus Subiyanto diangkat menjadi Panglima TNI.
2. Jenderal TNI Moeldoko
%20OK.jpg)
Moeldoko merupakan Pangdam Siliwangi ke-33 yang kariernya berhasil menanjak menjadi bintang empat. Lahir di Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kediri, Jawa Timur, Moeldoko memilih berkarier sebagai tentara. Dia masuk Akabri Darat (kini Akmil) dan lulus pada 1981.
Prestasinya di Lembah Tidar itu sangat cemerlang. Moeldoko merupakan peraih Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama.
Penugasan militernya beragam, namun sebagian besar langsung di teritorial (kewilayahan). Moeldoko mula-mula menjabat sebagai Danton Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin (1981), kemudian Danki A Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin (1983), hingga Kasi Operasi Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana.
Perjalanan waktu mengantarkannya pada berbagai promosi jabatan. Semasa bintang dua, jabatan strategis yang diembannya antara lain Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad (2010), Pangdam XII/Tanjungpura, dan Pangdam III/Siliwangi (2010).
Kariernya terus meroket. Bintang emas di pundaknya juga bertambah. Menyandang pangkat Letjen, Moeldoko dipasrahi tanggung jawab sebagai Wakil Gubernur Lemhannas (2011). Namanya kian melejit saat ditunjuk sebagai Wakil KSAD pada 2013.
Tak butuh lama, dia melesat menjadi orang nomor satu di matra Darat atau KSAD pada 2013. Moeldoko menggantikan seniornya, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo.
Menariknya, jabatan superstrategis itu hanya dipegang hanya tiga bulan. Sebab, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuknya sebagai Panglima TNI.
Lihat Juga :