Bocah Dianiaya Keluarga hingga Kaki Patah dan Bengkok, Kapolres Nias Selatan: Akan Dibawa Berobat ke Medan
Rabu, 29 Januari 2025 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
"Ini lagi (korban) dibawa ke Gunungsitoli untuk visum bagian dalam sekalian perawatan di Rumah Sakit yang lebih layak," ujarnya.
Baca juga: Bocah Perempuan di Nias Selatan Disiksa hingga Patah Kaki, Polisi Periksa 8 Orang
Terkait penanganan kasusnya, sementara ini polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial D yang merupakan tante korban. Diketahui terlapor dalam kasus dugaan penganiayaan ini ada sebanyak 3 orang yang juga masih keluarga korban.
"Satu orang sudah ditetapkan tersangka inisial D. Hal itu berdasarkan hasil visum luar dan berkesesuaian dengan keterangan korban (bocah)," ungkapnya.
Sejauh ini polisi terus mendalami ada berapa yang terlibat dalam dugaan penganiayaan bocah tersebut. Menurut Kapolres, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain.
Saat ini masih menunggu hasil dari tim medis apakah kondisi fisik anak itu sudah ada sejak lahir atau tidak, seperti kakinya yang patah dan bengkok.
"Betul, kemungkinan bertambah ada. Kita cuma hanya perlu mengecek kembali terkait dengan visum dalam korban. Keterangan korban sudah ada, cuman kami perlu pembuktian juga," jelasnya.
Baca juga: Bocah Perempuan di Nias Selatan Disiksa hingga Patah Kaki, Polisi Periksa 8 Orang
Terkait penanganan kasusnya, sementara ini polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial D yang merupakan tante korban. Diketahui terlapor dalam kasus dugaan penganiayaan ini ada sebanyak 3 orang yang juga masih keluarga korban.
"Satu orang sudah ditetapkan tersangka inisial D. Hal itu berdasarkan hasil visum luar dan berkesesuaian dengan keterangan korban (bocah)," ungkapnya.
Sejauh ini polisi terus mendalami ada berapa yang terlibat dalam dugaan penganiayaan bocah tersebut. Menurut Kapolres, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain.
Saat ini masih menunggu hasil dari tim medis apakah kondisi fisik anak itu sudah ada sejak lahir atau tidak, seperti kakinya yang patah dan bengkok.
"Betul, kemungkinan bertambah ada. Kita cuma hanya perlu mengecek kembali terkait dengan visum dalam korban. Keterangan korban sudah ada, cuman kami perlu pembuktian juga," jelasnya.
Lihat Juga :