Kasus COVID-19 Tak Bisa Direm, Pemkot Cimahi Intensifkan Tes Swab
Selasa, 01 September 2020 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, menindaklanjuti rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Cimahi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi melakukan penyemprotan disinfektan di SMK Negeri 3 Cimahi.
Hal ini menyusul ditemukannya salah seorang guru di sekolah tersebut yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil swab test terhadap guru di lingkungan Pemkot Cimahi.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menyebutkan, penyemprotan disinfektan dilakukan guna memutus mata rantai potensi penyebaran virus COVID-19 di lingkungan sekolah.
Penyemprotan dilakukan terhadap seluruh ruangan baik kelas, laboratorium, ruang guru maupun kantin ruang-ruang lainnya di lingkungan SMK Negeri 3 Cimahi. Penyemprotan juga dilakukan di sekitar lokasi kediaman guru yang terkonfirmasi positif COVID-19 di RW 06 Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara.
"Karena ada guru di sekolah itu yang positif, maka kami semprot sekolahnya. Ini untuk memberikan kenyamanan kepada guru, staf, dan murid, di sekolah, sekaligus sebagai bentuk persiapan jika pembelajaran secara tatap muka dimulai," kata Ajay.
Hal ini menyusul ditemukannya salah seorang guru di sekolah tersebut yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil swab test terhadap guru di lingkungan Pemkot Cimahi.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menyebutkan, penyemprotan disinfektan dilakukan guna memutus mata rantai potensi penyebaran virus COVID-19 di lingkungan sekolah.
Penyemprotan dilakukan terhadap seluruh ruangan baik kelas, laboratorium, ruang guru maupun kantin ruang-ruang lainnya di lingkungan SMK Negeri 3 Cimahi. Penyemprotan juga dilakukan di sekitar lokasi kediaman guru yang terkonfirmasi positif COVID-19 di RW 06 Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara.
"Karena ada guru di sekolah itu yang positif, maka kami semprot sekolahnya. Ini untuk memberikan kenyamanan kepada guru, staf, dan murid, di sekolah, sekaligus sebagai bentuk persiapan jika pembelajaran secara tatap muka dimulai," kata Ajay.
(awd)
Lihat Juga :