Kasus COVID-19 Tak Bisa Direm, Pemkot Cimahi Intensifkan Tes Swab
Selasa, 01 September 2020 - 20:41 WIB
loading...
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu ruang kelas SMK Negeri 3 Cimahi setelah diketahui seorang guru di sekolah ini positif COVID-19. Foto/Dok.BPBD Cimahi
A
A
A
CIMAHI - Swab test dan penyemprotan disinfektan gencar dilakukan oleh para tenaga medis dan petugas di lingkungan Pemkot Cimahi, Jawa Barat .
Pasalnya temuan kasus dan angka positif COVID-19 di Kota Cimahi beberapa pekan terakhir tidak bisa direm dan malam terus mengalami peningkatan. (BACA JUGA: Sebut WFH Tak Efektif, Bupati Kembali Buka Perkantoran Pemda KBB )
Petugas medis salah satu Puskesmas Astri Permatasari (32) mengatakan, dalam sepekan terakhir dirinya tidak berhenti melakukan swab test kepada warga dan juga guru. (BACA JUGA: Catat Ya, Mulai 5 September 2020 Tarif Tol Cipularang-Padaleunyi Naik )
Di kalangan guru saja, terdata lebih dari 1.000 orang yang akan di-swab, belum termasuk warga umum. Sibuk melakukan swab test bersama rekan-rekannya secara bergiliran, dia mengaku was-was. (BACA JUGA: Satu Pedagang Dikabarkan Positif COVID-19, Pasar Baru Tetap Buka )
"Khawatir ada, tapi selama bertugas saya lengkap memakai APD dan baju hazmat. Mau gimana lagi, emang banyak yang harus di-swab," kata Astri, Selasa (1/9/2020).
Dia mengapresiasi dukungan dari pemerintah Kota Cimahi yang menjamin ketersediaan APD sehingga tidak kekurangan. Kepada warga dia mengingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai kendur karena pandemi masih mengancam.
"Warga jangan mengendurkan disiplin memakai masker. Kami tidak ingin ada tambahan kasus positif lagi, serta berharap pandemi segera berakhir," ujar dia.
Pasalnya temuan kasus dan angka positif COVID-19 di Kota Cimahi beberapa pekan terakhir tidak bisa direm dan malam terus mengalami peningkatan. (BACA JUGA: Sebut WFH Tak Efektif, Bupati Kembali Buka Perkantoran Pemda KBB )
Petugas medis salah satu Puskesmas Astri Permatasari (32) mengatakan, dalam sepekan terakhir dirinya tidak berhenti melakukan swab test kepada warga dan juga guru. (BACA JUGA: Catat Ya, Mulai 5 September 2020 Tarif Tol Cipularang-Padaleunyi Naik )
Di kalangan guru saja, terdata lebih dari 1.000 orang yang akan di-swab, belum termasuk warga umum. Sibuk melakukan swab test bersama rekan-rekannya secara bergiliran, dia mengaku was-was. (BACA JUGA: Satu Pedagang Dikabarkan Positif COVID-19, Pasar Baru Tetap Buka )
"Khawatir ada, tapi selama bertugas saya lengkap memakai APD dan baju hazmat. Mau gimana lagi, emang banyak yang harus di-swab," kata Astri, Selasa (1/9/2020).
Dia mengapresiasi dukungan dari pemerintah Kota Cimahi yang menjamin ketersediaan APD sehingga tidak kekurangan. Kepada warga dia mengingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai kendur karena pandemi masih mengancam.
"Warga jangan mengendurkan disiplin memakai masker. Kami tidak ingin ada tambahan kasus positif lagi, serta berharap pandemi segera berakhir," ujar dia.
Lihat Juga :