Berkat Prestasi Ini, 3 Perwira Polres Tulungagung Terima Penghargaan
Selasa, 01 September 2020 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
"Ada satu hal lagi yang patut dijadikan pilot project, yakni adanya Pos Digital Astuti yang memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat untuk berkomunikasi dengan polisi, dan segera memberikan problem solving dari setiap permasalahan yang ada," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, kata Edi, pihaknya juga menyarankan agar Polres Tulungagung terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Kedepan, Pos Digital Astuti disarankan ditempatkan juga di titik-titik yang menjadi atensi Kepolisian, seperti daerah yang rawan kriminalitas, kecelakaan atau bencana alam. "Kami tahu untuk membangun itu tidak mudah dan tidak murah, tetapi kami yakin dengan dukungan banyak pihak akan mudah diwujudkan," tukasnya.
Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan mengatakan, keberhasilan penanganan COVID-19 di Tulungagung karena dilakukan oleh seluruh anggota TNI/Polri, pemerintah, dan dukungan masyarakat. "Orang yang hadir di sini (Kapolsek) dan seluruh anggota TNI/Polri, pemerintah serta masyarakatlah yang bekerja keras mencegah penyebaran COVID-19," ucapnya.
Yhogi mengakui, grand design penanganan COVID-19 di Tulungagung tidak terlepas dari arahan Kapolda Jatim. Menurut dia, Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran ketika itu membawa konsep Problem Oriented Policing (POP) yang cepat dan tepat. “Jadi, konsepnya kami (polisi) hanya sebagai pemicu atau detonatornya saja. Ketika diledakkan, maka seluruh elemen masyarakat yang sudah memiliki jiwa POP langsung bergerak,” jelasnya.
Yhogi menambahkan, meski saat ini tingkat kesembuhan sudah tinggi, tetapi pihaknya tetap ketat menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakat. Menurut dia, setiap hari anggota melakukan patroli gabungan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar selalu bermasker, menjaga jarak, dan menjaga pola hidup sehat.
Dalam kesempatan tersebut, kata Edi, pihaknya juga menyarankan agar Polres Tulungagung terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Kedepan, Pos Digital Astuti disarankan ditempatkan juga di titik-titik yang menjadi atensi Kepolisian, seperti daerah yang rawan kriminalitas, kecelakaan atau bencana alam. "Kami tahu untuk membangun itu tidak mudah dan tidak murah, tetapi kami yakin dengan dukungan banyak pihak akan mudah diwujudkan," tukasnya.
Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan mengatakan, keberhasilan penanganan COVID-19 di Tulungagung karena dilakukan oleh seluruh anggota TNI/Polri, pemerintah, dan dukungan masyarakat. "Orang yang hadir di sini (Kapolsek) dan seluruh anggota TNI/Polri, pemerintah serta masyarakatlah yang bekerja keras mencegah penyebaran COVID-19," ucapnya.
Yhogi mengakui, grand design penanganan COVID-19 di Tulungagung tidak terlepas dari arahan Kapolda Jatim. Menurut dia, Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran ketika itu membawa konsep Problem Oriented Policing (POP) yang cepat dan tepat. “Jadi, konsepnya kami (polisi) hanya sebagai pemicu atau detonatornya saja. Ketika diledakkan, maka seluruh elemen masyarakat yang sudah memiliki jiwa POP langsung bergerak,” jelasnya.
Yhogi menambahkan, meski saat ini tingkat kesembuhan sudah tinggi, tetapi pihaknya tetap ketat menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakat. Menurut dia, setiap hari anggota melakukan patroli gabungan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar selalu bermasker, menjaga jarak, dan menjaga pola hidup sehat.
(shf)
Lihat Juga :