Baru Saja Dilantik, Seorang Pejabat Pemprov Sulsel Diusir karena 'Main' Handphone
Selasa, 01 September 2020 - 11:04 WIB
loading...
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah saat memberikan arahan usai melantik pejabat eselon II dan III/IV lingkup Pemprov Sulsel di ruang pola kantor Gubernur Sulsel, Selasa (01/09/2020). Foto : SINDOnews/Syachrul Arsyad
A
A
A
MAKASSAR - Peristiwa kurang menyenangkan terjadi saat gelaran pelantikan pejabat eselon II dan III/IV lingkup Pemprov Sulsel di ruang pola kantor Gubernur Sulsel, Selasa (01/09/2020). Kala itu seorang pejabat bernama Syafruddin Kitta yang baru saja dikukuhkan, bertindak kurang sopan dengan bermain handphone saat sambutan gubernur. Baca : September Pagi, Gubernur Lantik 2 Kepala Dinas Lingkup Pemprov Sulsel
Walhasil Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah yang geram spontan mengusir pejabat tersebut dari ruang pelantikan. "Keluar aja, Pak. Silahkan keluar. Di luar aja SMS-nya. Coba keluar," kata Nurdin kepada pejabat yang duduk di barisan pertama itu saat acara pelantikan.
Usai ditegur, Syafruddin Kitta sempat menundukkan kepala, lalu keluar meninggalkan ruangan. "Kalau masih ada pejabat lain yang main HP, silahkan keluar," tegas Nurdin.
Usai pelantikan, Syafruddin Kitta yang juga salah satu aparat internal pengawas internal pemerintah (APIP) Inpektorat Sulsel ini sempat menemui Gubernur Sulsel yang baru keluar dari ruangan memohon maaf.
Ditemui selepas acara, Nurdin yang dikonfirmasi terkait itu menegaskan, apa yang dilakukan pejabat bersangkutan bukanlah contoh yang baik. Walaupun beralasan hendak mencatat instruksinya lewat HP. Baca Juga : Realisasi Belanja APBD Masih Rendah, Baru Capai 40,66 Persen
Walhasil Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah yang geram spontan mengusir pejabat tersebut dari ruang pelantikan. "Keluar aja, Pak. Silahkan keluar. Di luar aja SMS-nya. Coba keluar," kata Nurdin kepada pejabat yang duduk di barisan pertama itu saat acara pelantikan.
Usai ditegur, Syafruddin Kitta sempat menundukkan kepala, lalu keluar meninggalkan ruangan. "Kalau masih ada pejabat lain yang main HP, silahkan keluar," tegas Nurdin.
Usai pelantikan, Syafruddin Kitta yang juga salah satu aparat internal pengawas internal pemerintah (APIP) Inpektorat Sulsel ini sempat menemui Gubernur Sulsel yang baru keluar dari ruangan memohon maaf.
Ditemui selepas acara, Nurdin yang dikonfirmasi terkait itu menegaskan, apa yang dilakukan pejabat bersangkutan bukanlah contoh yang baik. Walaupun beralasan hendak mencatat instruksinya lewat HP. Baca Juga : Realisasi Belanja APBD Masih Rendah, Baru Capai 40,66 Persen
Lihat Juga :