Lemahnya Tentara Kerajaan Majapahit Paksa Raja Berkoalisi dengan Portugis Demi Lawan Demak

Rabu, 04 Desember 2024 - 06:55 WIB
loading...
A A A
Kedatangan perahu dagang Portugis di kota pelabuhan di Pantai Laut Jawa, tetap diawasi sangat keras oleh orang-orang Tionghoa, pengikut Jin Bun. Sejarawan Prof. Slamet Muljana dalam bukunya "Runtuhnya Kerajaan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara" menyebutkan, orang-orang Demak tahu bahwa orang-orang Portugis adalah musuh orang Demak.

Dengan sendirinya, hubungan antara pedagang-pedagang Portugis dan pedagang-pedagang Majapahit dilaporkan kepada Raden Patah. Alhasil Sultan Demak itu menjadi sangat marah. Alhasil konon ia memutuskan untuk menyerang Kota Majapahit.

Serangan pada tahun 1517 ini membuat Kota Majapahit habis. Pasalnya seluruh seisi kota dijarah rayah oleh tentara Demak. Tetapi, Raden Patah masih menaruh belas kasihan kepada Girindrawardhana, karena istri Girindrawardhana adalah adik tiri Jin Bun.

Demikianlah, Girindrawardhana masih diizinkan tetap menjadi bupati Majapahit. Pengawasan Demak terhadap Majapahit makin diperkeras. Tetapi Girindrawardhana belum bertobat. Ia tetap membuat hubungan rahasia dengan orang-orang Portugis di Malaka.

Girindrawardhana mengharapkan bantuan orang Portugis dari Malaka untuk membebaskan diri dari kekuasaan Jin Bun. Pada tahun 1521, sehabis serangan dari Malaka, secara mendadak Yat Sun alias sultan Yunus wafat. Karena Yat Sun tidak meninggalkan putra, timbullah keributan mengenai calon penggantinya. Perebutan tahta antara putra-putra Raden Patah konon mulai berkobar, pasca wafatnya pendiri Kesultanan Demak ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Cerita Zair, Mahasiswa...
Cerita Zair, Mahasiswa UMM Jalani Ramadan di Portugal: Puasa 12 Jam di Tengah Minoritas Muslim
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved