Keluarga Gamma Kecewa Tak Dilibatkan dalam Rapat Dengar Pendapat DPR

Selasa, 03 Desember 2024 - 19:04 WIB
loading...
Keluarga Gamma Kecewa...
Keluarga Gamma Rizkynata Oktafandy, siswa SMKN 4 Semarang korban tewas penembakan yang diduga dilakukan oleh Anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang Aipda Robig Zaenudin, kecewa tidak dilibatkan dalam RDP Komisi III DPR. FOTO/EKA SETIAWAN
A A A
SEMARANG - Keluarga Gamma Rizkynata Oktafandy (17), siswa SMKN 4 Semarang korban tewas penembakan yang diduga dilakukan oleh Anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang Aipda Robig Zaenudin (38), kecewa kepada Komisi III DPR. Sebab, Keluarga tak dilibatkan untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RPD) yang digelar di Gedung Parlemen, Senayan, Selasa (3/12/2024). Pihak keluarga menyebut, sempat diundang namun tetiba dibatalkan.

"Awalnya dijadwalkan ikut RDP ke Jakarta, tapi Minggu (1/12/2024) sore dibatalkan,” kata Juru Bicara Keluarga, Subambang di Kota Semarang, Selasa (3/12/2024) sore.

Setelah dibatalkan, pihak keluarga kembali mendapat kabar akan tetap ikut RDP tapi via daring (online) menggunakan Zoom. Keluarga diberi link Zoom, jadwal rapat pukul 09.15 WIB, tapi pihak keluarga tak bisa bergabung di tautan yang diberikan.



"Kami menghubungi Sekretariat DPR RI, dan (diberi jawaban) keluarga tidak ikut Zoom (RDP),” lanjutnya.

Keluarga Gamma kecewa atas hal itu. Keluarga sudah berkumpul untuk menyaksikan paparan dan berharap bisa turut memberikan kesaksian. Dia berharap pihak keluarga bisa diberikan kesempatan langsung untuk hadir, sehingga anggota Dewan itu tidak hanya menerima penjelasan informasi dari satu pihak saja yakni hanya dari Polri.

"Mudah-mudahan di kesempatan berikutnya, bisa ikut rapat dengar pendapat, jadi agar tidak sepihak, bisa berimbang (informasinya)," katanya.

Sementara itu, dalam RDP bersama Komisi III DPR, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng Kombes Pol. Aris Supriyono menjelaskan peristiwa penembakan Gamma dan beberapa korban lain oleh Aipda Robig, tak terkait dengan tawuran.

"Akibat penembakan yang dilakukan oleh terduga pelanggar mengakibatkan satu orang meninggal dunia, kemudian penembakan yang dilakukan terduga pelanggar tidak terkait dengan pembubaran tawuran yang sebelumnya terjadi," kata Kombes Aris.



Motif yang melatarbelakangani itu, sebutnya, terduga pelanggar saat perjalanan pulang mendapati satu kendaraan (sepeda motor) memakan jalannya dan kena pepet. "Akhirnya terduga pelanggar menunggu tiga orang ini putar balik, kurang lebih seperti itu dan terjadilah penembakan," katanya.

Aipda Robig diduga melanggar Perkap nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Senpi. Propam juga menjeratnya dengan Pasal 13 ayat (1) PPRI Nomor 1 Tahun 2003 dan Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Kepolisian.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kopda B Gunakan Senjata...
Kopda B Gunakan Senjata Api Laras Panjang Tembak Mati 3 Anggota Polres Way Kanan
Polda Lampung Tetapkan...
Polda Lampung Tetapkan Anggota Polri sebagai Tersangka Judi Sabung Ayam di Way Kanan
Kopda B Tersangka Penembakan...
Kopda B Tersangka Penembakan 3 Polisi hingga Tewas, Peltu YHS Tersangka Perjudian
2 Oknum TNI Tersangka...
2 Oknum TNI Tersangka Kasus Penembakan 3 Polisi hingga Tewas di Way Kanan
Komisi III DPR Puji...
Komisi III DPR Puji Respons Cepat Polri Tangkap Pembegal WN Prancis di Sunda Kelapa
Fakta Baru, 3 Polisi...
Fakta Baru, 3 Polisi di Lampung Tewas Ditembak Oknum TNI dari Jarak 6-13 Meter
Satu Warga Sipil Jadi...
Satu Warga Sipil Jadi Tersangka Penembakan 3 Polisi di Lampung
Keluarga Kenang AKP...
Keluarga Kenang AKP Lusiyanto sebagai Sosok yang Baik dan Pekerja Keras
Hasil Olah TKP Kasus...
Hasil Olah TKP Kasus Penembakan 3 Polisi di Lampung Ditemukan 12 Selongsong Peluru
Rekomendasi
Justin Bieber Disebut...
Justin Bieber Disebut Tidak Waras, Video Terbarunya Buat Penggemar Cemas
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
Berita Terkini
Satu Korban Jiwa Akibat...
Satu Korban Jiwa Akibat Longsor, Wisata Gunung Arjuno Ditutup Sementara
57 menit yang lalu
Pemudik Motor Padati...
Pemudik Motor Padati Pantura Cirebon Pagi Ini, Lalin Masih Lancar
1 jam yang lalu
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
7 jam yang lalu
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Lingkar Barat Nagreg Macet Mengular hingga 5 Kilometer
8 jam yang lalu
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
8 jam yang lalu
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved