4 Jembatan di Malang Rusak Diterjang Banjir Bandang

Sabtu, 30 November 2024 - 13:32 WIB
loading...
4 Jembatan di Malang...
Bupati Malang saat meninjau dampak banjir bandang di Malang bagian selatan. Foto/Istimewa
A A A
MALANG - Empat jembatan rusak akibat terjangan banjir bandang di Kabupaten Malang bagian selatan. Dari keempat jembatan itu, satu titik harus dilakukan perbaikan total.

Hal ini diketahui usai Bupati Malang Sanusi bersama jajaran Forkopimda melakukan peninjauan di beberapa titik banjir bandang di Malang selatan. Sanusi dan rombongan meninjau beberapa titik lokasi banjir bandang mulai di kawasan Kecamatan Bantur, Kalipare, Pagak, hingga Donomulyo.

Bupati Malang Sanusi mengatakan, akan menganggarkan perbaikan keempat titik jembatan yang rusak diterjang banjir bandang. Dari empat titik itu, nanti perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan menggunakan alokasi APBD 2025.

Baca juga: Banjir Kepung 8 Desa di Kabupaten Bandung, 11.082 Jiwa Terdampak



"Ada 4 titik berapa jembatan perlu perbaikan, untuk menguatkan. Perlu perbaikan di tahun anggaran itu tahun 2025," kata Sanusi usai peninjauan lokasi banjir, Sabtu (30/11/2024).

Dari keempat titik itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang masih akan menghitung kembali, tapi diperkirakan seluruh jembatan akan memakan anggaran hingga Rp2 miliar. Sebab ada jembatan yang masih bisa dilalui meski perlu penguatan, tapi ada yang harus diganti total.

"Ada yang parah satu titik, yang lain masih bisa, yang satu harus ganti," kata pria yang kembali terpilih sebagai Bupati Malang periode 2024 - 2029 ini.

Pengerjaan perbaikan jembatan juga diinstruksikan Sanusi bisa dilakukan secepatnya. Apalagi kebutuhan jembatan merupakan infrastruktur dasar bagi masyarakat menghubungkan satu daerah dengan daerah lain.

"Kita persiapan saja, kita optimis mudah-mudahan ini yang terakhir, tidak ada lagi bencana," ucapnya.

Ia juga meminta masyarakat tetap mewaspadai fenomena bencana hidrometeorologi. Apalagi perkiraan BMKG curah hujan di wilayah Malang raya akan terus tinggi sepanjang Desember 2024 ini.

"Kita antisipasi masyarakat supaya bisa tanggap bencana banjir, kalau ada bencana bisa menghindar dulu. Kalau soal material soal fisik bisa ditangani setelahnya," terangnya.

Di sisi lain, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, banjir bandang yang menerjang Kabupaten Malang bagian selatan memang membuat beberapa infrastruktur umum, seperti jembatan dan jalan rusak.

Tapi banjir bandang hanya merusak beberapa rumah, karena beberapa wilayah yang terparah terdampak banjir bandang hanya melintas area sekitar permukiman warga.

"Memang kemarin terlapor banjir, tapi banjir itu luapan tidak berdampak ke permukiman, memang meluap. Terus kalau yang di Donomulyo itu memang banjir besar kemarin, tapi tidak berdampak kepada pemukiman," kata Sadono.

"Kalau kerusakan, nilai kerusakan yang besar yang berdampak pada infrastruktur itu tadi yang ada di Donomulyo, Pagak, sama Bantur," imbuhnya.

Pihaknya mencatat ada beberapa infrastruktur jembatan dan jalan rusak akibat terjangan banjir bandang. Salah satunya merupakan jalan poros provinsi yang menghubungkan ke wilayah pantai-pantai selatan Kabupaten Malang, tepatnya di Jalan Raya Bantur.

"Banjir kemarin memang dipengaruhi oleh hujan seharian, plus jembatan di Jembatan Mulyasari, tertutup oleh rumpun bambu, akhirnya melonjak. Itu yang berakibat akar jembatan itu rusak, kemudian sayap jembatan itu tergerus karena rumpun bambu itu," pungkasnya.

Sebagai informasi, hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (28/11/2024) pagi hingga sore hari di kawasan Malang membuat sejumlah kawasan dilanda bencana banjir, tanah longsor, dan tanah amblas. Ada empat kecamatan menjadi dampak terparah bencana hidrometeorologi, yakni Kecamatan Bantur, Sumbermanjing Wetan, Donomulyo, dan Gedangan.

Selain empat kecamatan itu, dampak bencana hidrometeorologi juga terdapat di Kecamatan Kalipare, Pagak, hingga beberapa pohon tumbang di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dalam peristiwa ini setidaknya ada tiga korban jiwa, dua di antaranya tertimpa pohon tumbang di Karanglo, Singosari, serta satu orang lagi akibat tersengat listrik di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kaposwil Safrizal: 480...
Kaposwil Safrizal: 480 Lokasi Terdampak Lumpur Banjir di Aceh Sudah Dibersihkan
Ratusan Keluarga Korban...
Ratusan Keluarga Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut Terima Bantuan Pangan
Rampung Dibangun, Jembatan...
Rampung Dibangun, Jembatan Modular Kodim 0208/Asahan Buka Akses Dua Desa Silau Laut
Satgas Rehab-Rekon Aceh...
Satgas Rehab-Rekon Aceh Ajak Warga Bersihkan Daerah Bencana lewat Padat Karya Tunai
Mendagri: 38 Daerah...
Mendagri: 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Butuh Perhatian
Bantu Korban Bencana...
Bantu Korban Bencana Sumatera, Tokio Marine Group Donasikan USD50.000 kepada PMI
PTPP Raih Proyek Jembatan...
PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Rp1,02 T, Perkuat Konektivitas Kalimantan Selatan
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Mensesneg Pastikan Dalami...
Mensesneg Pastikan Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal
Rekomendasi
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Berita Terkini
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved