alexametrics

Pasukan Raider Tangkap Penyelundup 500 Butir Amunisi dari Malaysia

loading...
Pasukan Raider Tangkap Penyelundup 500 Butir Amunisi dari Malaysia
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM) Kostrad menggagalkan upaya penyelundupan amunisi dari Malaysia. Foto/Yonif Raider 303/SSM
A+ A-
MALINAU - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM) Kostrad menggagalkan upaya penyelundupan amunisi dari Malaysia.

Satgas Pamtas yang menjaga perbatasan Indonesa-Malaysia di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) itu berhasil mengamankan 500 butir amunisi pada akhir Desember 2019 lalu. (Baca juga: Pengibaran 1.745 Bendera Merah Putih di Perbatasan Malaysia Catat MURI)

Menurut Dansatgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad Letkol Inf Taufik Ismail, upaya penyelundupan amunisi kaliber 12 mm ini digagalkan di pos lintas batas di Desa Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. Pemeriksaan ketat terhadap warga yang melintasi perbatasan membuahkan hasil.



"Jalur lintas batas merupakan jalur yang sering digunakan masyarakat untuk melintasi antarnegara. Dengan melihat kondisi masyarakat yang tidak sedikit, jalur ini juga kerap disalahgunakan untuk membawa barang-barang ilegal seperti miras, narkoba ataupun amunisi dan bahan peledak (Muhandak)," kata Taufik, Jumat (3/1/2020). (Baca juga: Awal 2020, Satgas Yonif Raider 641/Bru Gagalkan Penyelundupan Narkoba)

Pemeriksaan rutin dan ketat itulah, lanjut Taufik, yang bisa mencegah upaya penyelundupan. Pemeriksaan sesuai prosedur dilakukan serta mengamati gerak-gerik warga yang hendak masuk ke Indonesia setelah bepergian ke Malaysia.

"Amunisi yang diamankan berjenis penabur dengan kaliber 12 mm tanpa dilengkapi surat-surat atau dokumen resmi," tambahnya.

Sementara itu Danpos Long Nawang, Lettu Inf Fauzi Abdurrachman menjelaskan, pemeriksaan ini bertujuan untuk mencegah masyarakat yang membawa barang-barang terlarang masuk ke Indonesia dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan-kendaraan yang melintasi jalur perbatasan Indonesia-Malaysia, pemeriksaan dikhususkan untuk barang bawaan dan kelengkapan surat-surat kendaraan bagi para pelintas tapal batas," ujarnya. (Baca juga: TNI Tutup 5 Jalur Tikus di Perbatasan Kalbar-Serawak)

Kegiatan pemeriksaan pelintas batas ini mendapatkan dukungan masyarakat yang memiliki harapan besar agar kegiatan ini dapat rutin selalu dilakukan, guna mencegah peredaran barang-barang terlarang atau ilegal serta menjaga stabilitas keamanan bagi masyarakat Kampung Long Nawang, Kabupaten Malinau.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak