Survei Pilwalkot Bekasi, Elektabilitas Tri Adhianto-Harris Bobihoe Masih Teratas
Rabu, 23 Oktober 2024 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
Survei ini juga mencatat evaluasi kinerja Tri Adhianto sebagai Wakil Wali Kota dan Wali Kota Bekasi petahana, "Survei menemukan, kinerja 48,5 persen menyatakan Sangat Baik/ Baik, 37,7 persen 11,2 menyatakan Kurang Baik dan 2,6 persen responden tidak tahu/tidak menjawab," ujar Zaini.
Sementara itu, Pengamat Politik Ekonomi Dedi Rohman berpendapat bahwa penilaian terhadap kinerja Tri Adhianto sebagai selama menjadi Wakil Wali Kota dan Wali Kota Bekasi memang secara data real atau sesuai fakta. "Selama kepemimpinan Tri Adhianto terdapat beberapa capaian positif yang diraih mulai dari indeks pembangunan manusia, penurunan angka kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan dan kesehatan," ucap Dedi.
Dedi menuturkan, IPM Kota Bekasi meningkat menjadi 83,06 poin dan pertumbuhan ekonomi pasca-Covid-19 meningkat menjadi 4,96 persen. Kemudian, angka inflasi Januari-Desember 2023 menurun menjadi 3,14 persen dan angka pengangguran terbuka 2023 menurun menjadi 7,90 persen.
"Lalu, angka kemiskinan turun menjadi 4,10 persen dan hingga 2023, Kota Bekasi miliki 315 SDN dan 62 SMPN. Apalagi target 2026, setiap kelurahan terdapat bangunan SMPN," ungkapnya.
Dia mengatakan, Kota Bekasi telah mempunyai empat RSUD tipe D serta 53 puskesmas dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 100%. "Dan Kota Bekasi telah berkembang pesat dengan berbagai pembangunan infrastruktur untuk memperlancar mobilitas warga," imbuhnya.
Karena itu, kata Dedi, hasil survei ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang dinamika politik di Pilwalkot Bekasi dan menjadi pertimbangan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses pemilihan.
Sementara itu, Pengamat Politik Ekonomi Dedi Rohman berpendapat bahwa penilaian terhadap kinerja Tri Adhianto sebagai selama menjadi Wakil Wali Kota dan Wali Kota Bekasi memang secara data real atau sesuai fakta. "Selama kepemimpinan Tri Adhianto terdapat beberapa capaian positif yang diraih mulai dari indeks pembangunan manusia, penurunan angka kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan dan kesehatan," ucap Dedi.
Dedi menuturkan, IPM Kota Bekasi meningkat menjadi 83,06 poin dan pertumbuhan ekonomi pasca-Covid-19 meningkat menjadi 4,96 persen. Kemudian, angka inflasi Januari-Desember 2023 menurun menjadi 3,14 persen dan angka pengangguran terbuka 2023 menurun menjadi 7,90 persen.
"Lalu, angka kemiskinan turun menjadi 4,10 persen dan hingga 2023, Kota Bekasi miliki 315 SDN dan 62 SMPN. Apalagi target 2026, setiap kelurahan terdapat bangunan SMPN," ungkapnya.
Dia mengatakan, Kota Bekasi telah mempunyai empat RSUD tipe D serta 53 puskesmas dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 100%. "Dan Kota Bekasi telah berkembang pesat dengan berbagai pembangunan infrastruktur untuk memperlancar mobilitas warga," imbuhnya.
Karena itu, kata Dedi, hasil survei ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang dinamika politik di Pilwalkot Bekasi dan menjadi pertimbangan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses pemilihan.
(rca)
Lihat Juga :