Survei Pilwalkot Bekasi, Elektabilitas Tri Adhianto-Harris Bobihoe Masih Teratas
Rabu, 23 Oktober 2024 - 15:47 WIB
loading...
Elektabilitas Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto - Abdul Harris Bobihoe (RIDHO) masih teratas. Foto/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Elektabilitas Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto - Abdul Harris Bobihoe (RIDHO) masih teratas. Kali ini, hal tersebut terpotret dari hasil survei Panel Survei Indonesia (PSI).
Adapun survei PSI dilakukan untuk menilai peta kekuatan suara di kalangan masyarakat Kota Bekasi, Jawa Barat menjelang Pilkada 2024. Survei yang dilakukan pada 11-19 Oktober 2024 ini bertujuan mengidentifikasi preferensi masyarakat terhadap tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang akan bertanding.
Survei ini menyasar warga Kota Bekasi yang telah memiliki hak pilih, yaitu mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau telah menikah saat survei dilakukan. Sedangkan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan ukuran sampel 1.400 responden dengan menggunakan metode sampling acak.
Baca juga: Elektabilitas Tri Adhianto-Harris Bobihoe 54,1%, Unggul dari Dua Rivalnya
Sementara ukuran sampel ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,62% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden yang terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih, untuk memastikan keakuratan dan kualitas data yang diperoleh.
"Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan calon nomor urut 3, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe, memimpin dengan perolehan suara tertinggi, yakni 42,2% dalam simulasi pertanyaan terbuka. Pasangan ini berhasil memperoleh tingkat elektabilitas yang signifikan di mata responden," kata Direktur Eksekutif Panel Survei Indonesia Mahendra Zaini dalam keterangannya, Rabu (23/10/204).
Di posisi kedua, pasangan calon nomor urut 1 Heri Koswara dan Sholihin mendapatkan 30,7% suara. Kemudian, pasangan nomor urut 2 Uu Saeful Mikdar dan Nurul Sumarheni hanya meraih 2,9%. Dalam simulasi pemungutan suara, responden diminta menjawab pertanyaan kunci: "Saat datang ke TPS dan berada di bilik suara, siapa kandidat yang akan dipilih?"
Adapun survei PSI dilakukan untuk menilai peta kekuatan suara di kalangan masyarakat Kota Bekasi, Jawa Barat menjelang Pilkada 2024. Survei yang dilakukan pada 11-19 Oktober 2024 ini bertujuan mengidentifikasi preferensi masyarakat terhadap tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang akan bertanding.
Survei ini menyasar warga Kota Bekasi yang telah memiliki hak pilih, yaitu mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau telah menikah saat survei dilakukan. Sedangkan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan ukuran sampel 1.400 responden dengan menggunakan metode sampling acak.
Baca juga: Elektabilitas Tri Adhianto-Harris Bobihoe 54,1%, Unggul dari Dua Rivalnya
Sementara ukuran sampel ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,62% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden yang terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih, untuk memastikan keakuratan dan kualitas data yang diperoleh.
"Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan calon nomor urut 3, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe, memimpin dengan perolehan suara tertinggi, yakni 42,2% dalam simulasi pertanyaan terbuka. Pasangan ini berhasil memperoleh tingkat elektabilitas yang signifikan di mata responden," kata Direktur Eksekutif Panel Survei Indonesia Mahendra Zaini dalam keterangannya, Rabu (23/10/204).
Di posisi kedua, pasangan calon nomor urut 1 Heri Koswara dan Sholihin mendapatkan 30,7% suara. Kemudian, pasangan nomor urut 2 Uu Saeful Mikdar dan Nurul Sumarheni hanya meraih 2,9%. Dalam simulasi pemungutan suara, responden diminta menjawab pertanyaan kunci: "Saat datang ke TPS dan berada di bilik suara, siapa kandidat yang akan dipilih?"
Lihat Juga :