Deklarasi Halim-Joko Digelar Sederhana, Ingin Wujudkan Bantul Lebih Baik
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
Acara deklarasi digelar dengan sederhana tanpa ingar bingar. Tak ada satupun kursi yang disiapkan, hanya ada panggung sederhana di bawah pohon rindang. Tak ada seremoni sambutan, potong tumpeng ataupun pentas musik.
![Deklarasi Halim-Joko Digelar Sederhana, Ingin Wujudkan Bantul Lebih Baik]()
Dalam perhelatan Pilkada di Kabupaten Bantul ini, gerakan hijrah menjadi semangat pasangan Halim– Joko. Sebuah semangat untuk melakukan perubahan tata kelola pemerintahan dengan segala kebijakannya demi mewujudkan kehidupan masyarakat Bantul menuju masa depan yang lebih baik.
“Bantul milik kita, Bantul tanah air kita. Kita menghirup udara yang sama meminum air yang sama. Marilah kita bersama-sama melakuan perubahan untuk Bantul menjadi lebih baik. Kalau bukan kita lalu siapa, kalau bukan sekarang lalu kapan. Sekali lagi mari kita wujudkan Bantul yang lebih baik dan maju,” ujar Halim saat memberikan pidato tanpa teks. Deklarasi pasangan ini berlangsung dengan singkat. Usai pidato politik dari Halim, acara deklarasi kemudian ditutup dengan doa bersama.
Kepada wartawan pasangan Halim dan Joko menyebut ajang pilkada sebagai pesta demokrasi, sebagai ajang festival ide dan gagasan. Mereka bertekad mewujudkan masyarakat Bantul yang lebih baik dan kembali ke etos kerja Projotamansari.(Baca juga : Demokrat Pecah, PDIP Gunungkidul Pede Usung Bambang Wisnu-Benyamin )

Dalam perhelatan Pilkada di Kabupaten Bantul ini, gerakan hijrah menjadi semangat pasangan Halim– Joko. Sebuah semangat untuk melakukan perubahan tata kelola pemerintahan dengan segala kebijakannya demi mewujudkan kehidupan masyarakat Bantul menuju masa depan yang lebih baik.
“Bantul milik kita, Bantul tanah air kita. Kita menghirup udara yang sama meminum air yang sama. Marilah kita bersama-sama melakuan perubahan untuk Bantul menjadi lebih baik. Kalau bukan kita lalu siapa, kalau bukan sekarang lalu kapan. Sekali lagi mari kita wujudkan Bantul yang lebih baik dan maju,” ujar Halim saat memberikan pidato tanpa teks. Deklarasi pasangan ini berlangsung dengan singkat. Usai pidato politik dari Halim, acara deklarasi kemudian ditutup dengan doa bersama.
Kepada wartawan pasangan Halim dan Joko menyebut ajang pilkada sebagai pesta demokrasi, sebagai ajang festival ide dan gagasan. Mereka bertekad mewujudkan masyarakat Bantul yang lebih baik dan kembali ke etos kerja Projotamansari.(Baca juga : Demokrat Pecah, PDIP Gunungkidul Pede Usung Bambang Wisnu-Benyamin )
Lihat Juga :