Gerindra-PDIP Mesra di Pilkada Indramayu, Usung Nina Dai Bachtiar-Lucky Hakim

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 15:27 WIB
loading...
Gerindra-PDIP Mesra...
Pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati di Pilkada Indramayu 2020, Nina Agustina-Lucky Hakim. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menjalin kemesraan di Pilkada Indramayu 2020, Jawa Barat. Dua partai yang selama 10 tahun berseteru politik di Pilpres 2014 dan 2019, mengusung pasangan Nina Agustina Dai Bachtiar dan Lucky Hakim.

Nina resmi diusung PDIP sebagai bakal calon wakil bupati. Sedangkan Lucky Hakim sebagai bakal calon wakil bupati yang diusung Partai Gerindra dan Nasional Demokrat (NasDem). (BACA JUGA: Kampanye Hitam Bakal Lebih Marak di Medsos, Ini Langkah Bawaslu Jabar )

Penyerahan surat keputusan (SK) dukungan resmi PDIP diserahkan di Kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Jumat (28/8/2020). (BACA JUGA: Aldy Fairuz Berpasangan dengan Yessi Tantang Petahana di Pilkada Karawang )

Pasangan ini disebut-sebut cukup memeliki peluang kuat meraih simpati masyarakat Kabupaten Indramayu. Nina Agustina merupakan anak dari mantan Kapolri Jenderal Pol Purnawiraran Dai Bachtiar. (BACA JUGA: Formappi: Rakyat Tak Butuh Calon Kepala Daerah Mantan Pecandu Narkoba )

Sedangkan Lucky Hakim merupakan artis sinetron yang wajahnya dikenal akrab oleh masyarakat. Apalagi Lucky, pria kelahiran Cilacap, Jawa Tengah 12 Januari 1948 ini pernah menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019.

Seusai acara, Lucky diwawancarai awak media. Dia mengaku telah mempelajari masalah di Kabupaten Indramayu. Menurut Lucky, di Indramayu, daerah di utara Jabar ini banyak terjadi ketimpangan sosial dan tingkat pendidikan masih rendah.

"Keluarga saya banyak di Indramayu. Mereka mengeluh. Anak disuruh sekolah sampai SMA enggak mau. Maunya sampai SMP karena banyak anak SMP yang sudah kerja. Ini pulau Jawa. Kenapa bisa berparadigma berpikir seperti itu?" kata Lucky.

"Lulus SD itu dianggap hebat. Menikah muda, perceraian tinggi, banyak yang jadi tenaga kerja informal di luar negeri. Masyarakatnya giat bekerja. Tapi ternyata lapangan pekerjaan sedikit. Maka, Indramayu butuh investor untuk memperluas lapangan kerja," ujar dia.

Selain kedua fakta itu, tutur Lucky, di Indramayu juga korupsi merajalela. Seperti diketahui, KPK menangkap tangan Supendi, karena menerima suap dari pengusaha saat menjabat Bupati Indramayu. Supendi divonis 4,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung. "Korupsi merajarela. Dugaannya terbukti kan karena ada pengungkapan, ada yang ditangkap," tutur Lucky.

Karena itu, Lucky berkomitmen mewujudkan pemerintahan bersih dari korupsi dan berorientasi melayani. "Supaya masyarakat Indramayu terakomodir dan turut tersejahterakan, perizinan investasi tanpa korupsi dan suap, lapangan kerja banyak sehingga warga bisa menikmatinya," pungkas dia.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
LAN Luncurkan Akademi...
LAN Luncurkan Akademi Pengentasan Kemiskinan untuk Atasi Penduduk Miskin di Indramayu
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Elnusa Hadirkan Transformasi...
Elnusa Hadirkan Transformasi Hijau di Indramayu Bersama Jejaring Rumah BUMN
Sandiaga Uno: Program...
Sandiaga Uno: Program Desa Emas Indramayu Buka Lapangan Kerja
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved