Lapangan Bubat Majapahit, Medan Perang Dahsyat dan Pesta Rakyat Besar-besaran di Era Raja Hayam Wuruk
Rabu, 09 Oktober 2024 - 08:59 WIB
loading...
A
A
A
Maka bertolaklah rombongan Sunda ke Majapahit, hingga bertemu di sebuah daerah bernama Bubat dan berujung tragedi.
Baca juga: Diplomasi Selokan Mataram Ala Sri Sultan HB IX Selamatkan Rakyat dari Kerja Paksa Romusha
Kala itu kehendak Hayam Wuruk menikahi Dyah Pitaloka Citraresmi berbalik dengan keinginan politik Gajah Mada. Tindakan Gajah Mada sama sekali tidak mendapat restu dari Sri Rajasanagara untuk menyerang rombongan Sunda, yang mengakibatkan kematian nyaris seluruh rombongan pengantin itu.
Bahkan karenanya Gajah Mada diberhentikan dari jabatan Mahapatih Amangkubhumi. Meski tak ada riwayat pasti berapa lama pemberhentian itu dilakukan pasca Perang Bubat.
Namun ada catatan bahwa, Hayam Wuruk kembali memanggil Gajah Mada pada bulan Bhadrapada tahun 1281 atau sama dengan Agustus 1359 Masehi. Saat itu Gajah Mada diminta untuk mengiringi perjalanan Raja Majapahit keliling Lumajang.
Ada beberapa pendapat, selama Gajah Mada diberhentikan sementara dari jabatan Mahapatih Amangkubhumi Majapahit, sang raja muda itu kewalahan menjalankan pemerintahan Majapahit. Peristiwa ini tercatat pula dalam Kakawin Nagarakretagama Pupuh XVII sampai LX.
Dikutip dari "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit", Lapangan Bubat konon berada di utara ibu kota Kerajaan Majapahit.
Baca juga: Diplomasi Selokan Mataram Ala Sri Sultan HB IX Selamatkan Rakyat dari Kerja Paksa Romusha
Kala itu kehendak Hayam Wuruk menikahi Dyah Pitaloka Citraresmi berbalik dengan keinginan politik Gajah Mada. Tindakan Gajah Mada sama sekali tidak mendapat restu dari Sri Rajasanagara untuk menyerang rombongan Sunda, yang mengakibatkan kematian nyaris seluruh rombongan pengantin itu.
Bahkan karenanya Gajah Mada diberhentikan dari jabatan Mahapatih Amangkubhumi. Meski tak ada riwayat pasti berapa lama pemberhentian itu dilakukan pasca Perang Bubat.
Namun ada catatan bahwa, Hayam Wuruk kembali memanggil Gajah Mada pada bulan Bhadrapada tahun 1281 atau sama dengan Agustus 1359 Masehi. Saat itu Gajah Mada diminta untuk mengiringi perjalanan Raja Majapahit keliling Lumajang.
Ada beberapa pendapat, selama Gajah Mada diberhentikan sementara dari jabatan Mahapatih Amangkubhumi Majapahit, sang raja muda itu kewalahan menjalankan pemerintahan Majapahit. Peristiwa ini tercatat pula dalam Kakawin Nagarakretagama Pupuh XVII sampai LX.
Dikutip dari "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit", Lapangan Bubat konon berada di utara ibu kota Kerajaan Majapahit.
Lihat Juga :