Aparat Diminta Netral dalam Pilkada Sampang 2024
Rabu, 02 Oktober 2024 - 12:40 WIB
loading...
Aparat penegak hukum (APH) diminta netral dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024, khususnya di Pemilihan Bupati (Pilbup) Sampang. FotoIstimewa
A
A
A
SAMPANG - Aparat penegak hukum (APH) diminta netral dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024, khususnya di Pemilihan Bupati (Pilbup) Sampang. Hal ini lantaran ada dugaan ketidaknetralan aparat semasa Pilbup Sampang .
"Misalnya, pemanggilan sejumlah kepala desa di Sampang oleh Polres Sampang terkait klarifikasi alokasi Dana Desa. Undangan klarifikasi oleh Polres Sampang ini berkesan begitu ‘tiba-tiba’ di tengah momentum kompetisi politik yang alot. Sehingga, publik menduga ada indikasi politis dalam proses hukum tersebut," ujar Koordinator Koalisi Mahasiswa Madura Alfarisi, Rabu (2/9/2024).
Baca juga: Kapolri Mutasi 32 Pamen Polri Jadi Direktur ke Sejumlah Polda, Ini Daftar Namanya
"Bukan tanpa sebab, proses hukum soal klarifikasi distribusi dana desa terkesan tidak etis dan politis karena digelar jelang Pilkada Sampang tinggal beberapa hari," imbuhnya.
Selain akan mencemarkan marwah Polri, peristiwa tersebut potensial akan menyulut konflik horizontal masyarakat.
"Misalnya, pemanggilan sejumlah kepala desa di Sampang oleh Polres Sampang terkait klarifikasi alokasi Dana Desa. Undangan klarifikasi oleh Polres Sampang ini berkesan begitu ‘tiba-tiba’ di tengah momentum kompetisi politik yang alot. Sehingga, publik menduga ada indikasi politis dalam proses hukum tersebut," ujar Koordinator Koalisi Mahasiswa Madura Alfarisi, Rabu (2/9/2024).
Baca juga: Kapolri Mutasi 32 Pamen Polri Jadi Direktur ke Sejumlah Polda, Ini Daftar Namanya
"Bukan tanpa sebab, proses hukum soal klarifikasi distribusi dana desa terkesan tidak etis dan politis karena digelar jelang Pilkada Sampang tinggal beberapa hari," imbuhnya.
Selain akan mencemarkan marwah Polri, peristiwa tersebut potensial akan menyulut konflik horizontal masyarakat.
Lihat Juga :