Pengamat: Kekalahan Andika di Pilkada Serang karena Masyarakat Menolak Dinasti Politik
Sabtu, 08 Maret 2025 - 13:58 WIB
loading...
Kekalahan Andika Hazrumy dan Nanang Supriatna sebagai pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Serang bentuk penolakan masyarakat terhadap dinasti politik. Foto/SindoNews
A
A
A
SERANG - Kekalahan Andika Hazrumy dan Nanang Supriatna sebagai pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Serang bentuk penolakan masyarakat terhadap dinasti politik. Hasil Pilkada pada 27 November 2024 membuktikan masyarakat Kabupaten Serang tidak mau lagi dipimpin oleh sosok yang dihasilkan oleh dinasti politik.
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan gugatan Andika - Nanang mengingatkan saya terhadap sosok mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang terjerat kasus suap penanganan sengketa pilkada.
“Jangan-jangan diterimanya gugatan Andika - Nanang terkait dengan pilkada Kabupaten Serang karena ada "main mata" antara penggugat dengan hakim MK,” kata Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas, Sabtu (8/3/2025).
Baca juga: Andika Hazrumy Raih Gelar Politisi Terpopuler di Ajang Golkar Award 2023
Menurut Fernando, pasangan Ratu Rachmatu Zakiyah-Najib Hamas harus bisa membuktikan bahwa kemenangan pada pilkada tahun lalu merupakan keinginan masyarakat.
Pasangan nomor urut 2 tersebut harus bisa membuktikan pada Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Serang bahwa kemenangan mereka bukan karena cawe-cawe Menteri Desa dan Daerah Tertinggi, Yandri Susanto.
Baca juga: PSU Pilkada Kabupaten Serang Digelar Awal April 2025 usai Lebaran
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan gugatan Andika - Nanang mengingatkan saya terhadap sosok mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang terjerat kasus suap penanganan sengketa pilkada.
“Jangan-jangan diterimanya gugatan Andika - Nanang terkait dengan pilkada Kabupaten Serang karena ada "main mata" antara penggugat dengan hakim MK,” kata Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas, Sabtu (8/3/2025).
Baca juga: Andika Hazrumy Raih Gelar Politisi Terpopuler di Ajang Golkar Award 2023
Menurut Fernando, pasangan Ratu Rachmatu Zakiyah-Najib Hamas harus bisa membuktikan bahwa kemenangan pada pilkada tahun lalu merupakan keinginan masyarakat.
Pasangan nomor urut 2 tersebut harus bisa membuktikan pada Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Serang bahwa kemenangan mereka bukan karena cawe-cawe Menteri Desa dan Daerah Tertinggi, Yandri Susanto.
Baca juga: PSU Pilkada Kabupaten Serang Digelar Awal April 2025 usai Lebaran
Lihat Juga :