alexametrics

BBM Oplosan Beredar Luas di Pamenang, Polisi Tutup Mata

loading...
BBM Oplosan Beredar Luas di Pamenang, Polisi Tutup Mata
Polisi menggerebek rumah yang dijadikan gudang BBM oplosan di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Kota Baru, Jambi beberapa waktu lalu. iNews TV/Adrianus
A+ A-
MERANGIN - Aktivitas penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) oplosan, jenis Premium, Pertalite maupun solar marak di Wilayah Hukum Polsek Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi.

Hingga saat ini tak ada tindakan sama sekali dari pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku pebisnis BBM oplosan tersebut. (Baca juga: Polisi dan Warga Gerebek Gudang BBM Oplosan di Jambi)

Tercatat sudah banyak masyarakat yang dirugikan akibat membeli minyak oplosan secara eceran, di mana kendaraan milik warga mengalami kerusakan yang cukup parah akibat diisi BBM oplosan.



Mukidi, salah satu warga Kecamatan Pamenang menuturkan jika sepeda motor miliknya rusak setelah diisi BBM oplosan. (Baca juga: Polda Jabar Bongkar Pemalsuan 4,8 Ton Pertalite)

"Saya tidak tau jika BBM yang saya beli di eceran ternyata BBM oplosan. Saya baru mengetahui setelah motor saya mati mendadak tak lama usai mengisi BBM," kata Mukidi.

Hal yang sama dialami Badi, di mana mobil yang digunakannya mengalami kerusakan yang cukup parah usai mengisi minyak eceran dipinggir jalan yang ada di Kecamatan Pamenang.

"Tahunya itu minyak oplosan setelah mobil saya isi bensin. Saya bawa ke bengkel dan setelah di cek rupanya minyak yang menjadi penyebab rusaknya mobil saya," tutur Badi.

Badi mengaku pernah melihat lokasi pengoplosan BBM oplosan, bahkan lokasinya tak jauh dari SPBU Kecamatan Pamenang.

"Ada sebuah gudang, dan di sampingnya terdapat rumah, di dalam gudang tersebutlah mereka mengoplos BBM. Jika di katakan pihak kepolisian tidak mengetahui hal tersebut sangat mustahil, sebab lokasinya tepat berada di pinggir jalan," ujarnya.

Terpisah Kapolsek Pamenang AKP Niko Darutama saat di konfirmasi media ini terkait maraknya minyak oplosan dengan singkat menjawab akan menyelidiki kasus ini.

"Minyak oplosan yang di mana bang, nanti akan kita selidiki, apakah ada beredar minyak oplosan di wilayah Kecamatan Pamenang," jawabnya singkat.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak