Putra Jawa Timur yang Pernah Jabat Danjen Kopassus, 2 Nama Berhasil Tembus Jenderal Bintang Empat
Rabu, 11 September 2024 - 06:58 WIB
loading...
A
A
A
Pangkat Jenderal akhirnya diberikan pada Widjojo ketika dirinya tengah bertugas sebagai Kepala Staf Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib) di tahun 1980, hingga pensiun pada 1982.
Berikutnya ada Letjen TNI (Purn) Witarmin. Pria kelahiran Nganjuk, Jawa Timur ini pernah menjabat Danjen Kopassus pada periode 1970-1975. Dari Danjen Kopassus, dia mendapat promosi menjadi Pangdam VIII/Brawijaya (1975-1981).
Witarmin juga pernah menduduki jabatan Komandan Batalyon 501 di Tuban (1956-1958), Komandan Batalyon 510 di Banyuwangi (1958), Kastaf Resimen 19 di Jember (1961-1962),Kastaf Brigade 2 Caduad di Malang (1962), Komandan Brigif Linud 18/Trisula (1966-1969), dan Wadan Puspassus/RPKAD (1969-1970).
Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar lahir di Bondowoso, Jawa Timur pada 10 Februari 1940. Dalam riwayat kariernya di TNI, lulusan Akademi Militer Nasional 1963 ini pernah menduduki banyak jabatan penting.
Dari sekian banyak, beberapa di antaranya adalah Danjen Kopassandha (1983-1986), Pangdam IV/Diponegoro (1988-1990), Pangkostrad (1990-1992), hingga KSAD (1993-1995).
Putra kelahiran Jawa Timur berikutnya yang pernah menjabat Danjen Kopassus adalah Letjen TNI (Purn) Tarub. Pria kelahiran Malang pada 10 Juni 1943 ini menjadi Danjen Kopassus ke-12 menggantikan Letjen TNI (Purn) Kuntara.
Abituren Akmil tahun 1965 ini memiliki karier yang cemerlang di militer. Ia tercatat pernah menduduki sejumlah posisi penting selama di TNI seperti Aspers Danjen Kopasandha (1985), Dan Grup 3 Kopasandha (1985), Danbrigif Linud 3/Tri Budi Maha Sakti (1986-1987), Danrem 171/Praja Vira Tama (1987-1988), dan Danrem 172/Praja Wira Yakthi (1988-1989).
Pada tahun 1989, Tarub mendapat kepercayaan mengisi posisi Wadanjen Kopassus hingga tahun 1992. Ia kemudia mendapat promosi menjadi Danjen Kopassus yang dijabatnya sekitar satu tahun.
Kariernya semakin bersinar ketika diangkat menjadi Pangdam VIII/Trikora (1993-1994), Pangkostrad (1994-1995), hingga Kasum ABRI (1996-1998). Ia juga pernah menjadi Duta Besar RI untuk China dari tahun 1997 hingga 2001.
Komandan Jenderal Kopassus berikutnya adalah Mayjen TNI (Purn) Amirul Isnaini. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 24 Maret 1952 ini lulus dari AKABRI pada 1975 dengan pangkat Letnan Dua.
Berasal dari kecabangan Infanteri Kopassus, Amirul Isnaini pernah menempati berbagai posisi penting seperti Wadanpaspampres (1998), Danjen Kopassus (2000), Pangdam VII/Wirabuana (2002), hingga Pangdam IV/Diponegoro (2003).
Mayjen TNI (Purn) Sriyanto Muntasram lahir di Tuban, Jawa Timur, 28 Oktober 1950. Dia adalah lulusan AKABRI (matra darat) 1974, teman seangkatan Menhan Prabowo Subianto.
2. Letjen TNI (Purn) Witarmin
Berikutnya ada Letjen TNI (Purn) Witarmin. Pria kelahiran Nganjuk, Jawa Timur ini pernah menjabat Danjen Kopassus pada periode 1970-1975. Dari Danjen Kopassus, dia mendapat promosi menjadi Pangdam VIII/Brawijaya (1975-1981).
Witarmin juga pernah menduduki jabatan Komandan Batalyon 501 di Tuban (1956-1958), Komandan Batalyon 510 di Banyuwangi (1958), Kastaf Resimen 19 di Jember (1961-1962),Kastaf Brigade 2 Caduad di Malang (1962), Komandan Brigif Linud 18/Trisula (1966-1969), dan Wadan Puspassus/RPKAD (1969-1970).
3. Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar
Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar lahir di Bondowoso, Jawa Timur pada 10 Februari 1940. Dalam riwayat kariernya di TNI, lulusan Akademi Militer Nasional 1963 ini pernah menduduki banyak jabatan penting.
Dari sekian banyak, beberapa di antaranya adalah Danjen Kopassandha (1983-1986), Pangdam IV/Diponegoro (1988-1990), Pangkostrad (1990-1992), hingga KSAD (1993-1995).
4. Letjen TNI (Purn) Tarub
Putra kelahiran Jawa Timur berikutnya yang pernah menjabat Danjen Kopassus adalah Letjen TNI (Purn) Tarub. Pria kelahiran Malang pada 10 Juni 1943 ini menjadi Danjen Kopassus ke-12 menggantikan Letjen TNI (Purn) Kuntara.
Abituren Akmil tahun 1965 ini memiliki karier yang cemerlang di militer. Ia tercatat pernah menduduki sejumlah posisi penting selama di TNI seperti Aspers Danjen Kopasandha (1985), Dan Grup 3 Kopasandha (1985), Danbrigif Linud 3/Tri Budi Maha Sakti (1986-1987), Danrem 171/Praja Vira Tama (1987-1988), dan Danrem 172/Praja Wira Yakthi (1988-1989).
Pada tahun 1989, Tarub mendapat kepercayaan mengisi posisi Wadanjen Kopassus hingga tahun 1992. Ia kemudia mendapat promosi menjadi Danjen Kopassus yang dijabatnya sekitar satu tahun.
Kariernya semakin bersinar ketika diangkat menjadi Pangdam VIII/Trikora (1993-1994), Pangkostrad (1994-1995), hingga Kasum ABRI (1996-1998). Ia juga pernah menjadi Duta Besar RI untuk China dari tahun 1997 hingga 2001.
5. Mayjen TNI (Purn) Amirul Isnaini
Komandan Jenderal Kopassus berikutnya adalah Mayjen TNI (Purn) Amirul Isnaini. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 24 Maret 1952 ini lulus dari AKABRI pada 1975 dengan pangkat Letnan Dua.
Berasal dari kecabangan Infanteri Kopassus, Amirul Isnaini pernah menempati berbagai posisi penting seperti Wadanpaspampres (1998), Danjen Kopassus (2000), Pangdam VII/Wirabuana (2002), hingga Pangdam IV/Diponegoro (2003).
6. Mayjen TNI (Purn) Sriyanto Muntasram
Mayjen TNI (Purn) Sriyanto Muntasram lahir di Tuban, Jawa Timur, 28 Oktober 1950. Dia adalah lulusan AKABRI (matra darat) 1974, teman seangkatan Menhan Prabowo Subianto.
Lihat Juga :