Kisah Pangeran Diponegoro dan Gerakan Anti Tionghoa untuk Melawan Belanda
Minggu, 08 September 2024 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Kesaktian Pangeran Diponegoro Kebal Peluru hingga Mengutuk Pengkhianat
Konon awal mula sang pangeran dan pengikutnya memusuhi etnis Tionghoa karena peran serba salah yang diberikan oleh penguasa Belanda.
Kedekatan etnis Tionghoa dengan penguasa Belanda di masa sebelum Perang Jawa memunculkan sebab Tionghoa dimusuhi.
Diperkirakan setidaknya ada 25.000 penduduk Tionghoa berdarah campuran atau peranakan dalam bahaya.
Bahkan saat menyerbu dan mengepung Yogya, pembantaian orang-orang Tionghoa terjadi di mana-mana, tidak peduli wanita dan anak-anak.
Hal ini diungkapkan seniman berkebangsaan Belgia Payen yang sedang di Yogyakarta melalui buku hariannya.
Nasib komunitas-komunitas Tionghoa di Bagelen mendapat perhatian. Pasalnya pusat-pusat kerajinan tenun kaum peranakan Tionghoa di Jono dan Wedi di Kali Lereng diserang.
Konon awal mula sang pangeran dan pengikutnya memusuhi etnis Tionghoa karena peran serba salah yang diberikan oleh penguasa Belanda.
Kedekatan etnis Tionghoa dengan penguasa Belanda di masa sebelum Perang Jawa memunculkan sebab Tionghoa dimusuhi.
Diperkirakan setidaknya ada 25.000 penduduk Tionghoa berdarah campuran atau peranakan dalam bahaya.
Bahkan saat menyerbu dan mengepung Yogya, pembantaian orang-orang Tionghoa terjadi di mana-mana, tidak peduli wanita dan anak-anak.
Hal ini diungkapkan seniman berkebangsaan Belgia Payen yang sedang di Yogyakarta melalui buku hariannya.
Nasib komunitas-komunitas Tionghoa di Bagelen mendapat perhatian. Pasalnya pusat-pusat kerajinan tenun kaum peranakan Tionghoa di Jono dan Wedi di Kali Lereng diserang.
Lihat Juga :