alexametrics

Bupati Pasangkayu Berangkatkan Umrah Gratis 36 Masyarakat

loading...
Bupati Pasangkayu Berangkatkan Umrah Gratis 36 Masyarakat
Sebanyak 36 warga Pasangkayu yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) kembali diberangkatkan umrah gratis oleh Pemerintah Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat.
A+ A-
PASANGKAYU - Sebanyak 36 warga Pasangkayu yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) kembali diberangkatkan umrah gratis oleh Pemerintah Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, melalui pengundian umrah gratis berlangsung di Masjid Agung Al Madaniah Pasangkayu, Rabu (9/10/2019).

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Agus Ambo Djiwa, Wakil Bupati Muhammad Saal, Sekkab Firman, para pimpinan OPD, unsur pimpinan Forkopimda, serta Ketua BKMT Pasangkayu Herny Agus Ambo Djiwa dan juga hadir menyaksikan proses pengundian.

Bupati Agus saat pembukaan pengundian umrah menyampaikan program umrah gratis merupakan program Pemkab Pasangkayu yang tertuang dalam visi misi dan nawa djiwa program pembinaan mental keagamaan masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu yang rutin dilaksanakan tiap tahun.



Pemberangkatan tahun ini merupakan yang ke delapan kalinya. Total sudah sekira 300 masyarakat yang telah diumrahkan gratis selama masa jabatan Agus Ambo Djiwa sebagai Bupati.

“Pemberangkatannya bulan Oktober ini. Program umrah gratis masih akan berjalan hingga dua tahun kedepan. Saya harap Bupati pada periode mendatang bisa melanjutkan program ini dan meningkatkan anggarannya,” harapnya.

Lebih jauh Bupati dua periode itu menyampaikan, program umrah gratis diharapkan dapat membawa berkah dan rezeki bagi kabupaten yang dipimpinnya. Serta dapat terjauh dari bala dan bencana. “Dengan adanya porgram umrah gratis, diharapkan masyarakat kita semakin religius, dapat membawa ketenangan dan kedamaian bagi Pasangkayu,” pungkasnya.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak