2 Oknum Polisi Terlibat Perampokan Mobil Pengisian Uang ATM Rp2,5 Miliar
Rabu, 28 Agustus 2024 - 21:41 WIB
loading...
A
A
A
Sementara uang yang dibawa kabur itu, lanjut Kapolda, sebesar Rp2,5 miliar. Sedangkan total uang yang dibawa mobil jasa pengisian uang itu total semuanya Rp6,2 miliar.
Baca juga: Mobil Pengisi ATM Dirampok di Padang Pariaman, Uang Tunai Rp5,6 Miliar Raib
“Jumlah uang dari vendor saat mobil keluar jumlahnya Rp6,2 miliar, saat vendor membawa uang untuk diletakkan di beberapa ATM, satu jumlahnya Rp300 juta dan satu lagi Rp800 juta, jadi berkurang Rp1,1 miliar sehingga sisanya yang ada di mobil itu, yang larikan itu Rp2,5 miliar. Polisi menemukan sisanya dalam mobil, itulah yang dibawa ke Polres Padang Pariaman,” terangnya.
Sementara kejadian itu berawal terjadi pada Senin malam sekira pukul 23.00 WIB, Bripda Steven Immanuel Harahap, seorang anggota Polri yang bertugas sebagai pengawal jasa pengisian uang ATM menerima pesan telepon.
Pengirim pesan tersebut mengaku sebagai Iptu Hendra dari Polres Pariaman Kota. Ia menyampaikan bahwa ia ingin menitipkan barang kepada istrinya di Kota Pariaman dan meminta Bripda Steven untuk melakukan pengantaran ke lokasi tertentu.
“Yang menelpon polisi itu adalah terduga pelaku HS, dia memakai baju kuning dan helm,” ujarnya.
Baca juga: Mobil Pengisi ATM Dirampok di Padang Pariaman, Uang Tunai Rp5,6 Miliar Raib
“Jumlah uang dari vendor saat mobil keluar jumlahnya Rp6,2 miliar, saat vendor membawa uang untuk diletakkan di beberapa ATM, satu jumlahnya Rp300 juta dan satu lagi Rp800 juta, jadi berkurang Rp1,1 miliar sehingga sisanya yang ada di mobil itu, yang larikan itu Rp2,5 miliar. Polisi menemukan sisanya dalam mobil, itulah yang dibawa ke Polres Padang Pariaman,” terangnya.
Sementara kejadian itu berawal terjadi pada Senin malam sekira pukul 23.00 WIB, Bripda Steven Immanuel Harahap, seorang anggota Polri yang bertugas sebagai pengawal jasa pengisian uang ATM menerima pesan telepon.
Pengirim pesan tersebut mengaku sebagai Iptu Hendra dari Polres Pariaman Kota. Ia menyampaikan bahwa ia ingin menitipkan barang kepada istrinya di Kota Pariaman dan meminta Bripda Steven untuk melakukan pengantaran ke lokasi tertentu.
“Yang menelpon polisi itu adalah terduga pelaku HS, dia memakai baju kuning dan helm,” ujarnya.
Lihat Juga :