alexametrics

Status Asap Berbahaya, ACT Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Terdampak

loading...
Status Asap Berbahaya, ACT Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Terdampak
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) membagikan 2.000 masker kepada warga untuk mengurangi dampak bencana kabut asap. Foto/Istimewa/ACT
A+ A-
PEKANBARU - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) membagikan 2.000 masker kepada warga untuk mengurangi dampak bencana kabut asap. Ribuan maskertersebut dibagikan kepada warga di Jalan Sudirman, Persimpangan Tugu Zapin, Pekanbaru, Riau. Selain di Pekanbaru, masker juga dibagikan di sejumlah kabupaten/kota terdampak lainnya di Riau.

“Kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru serta beberapa wilayah lain semakin pekat. Tentunya dengan kondisi kabut asap seperti ini masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan timbul kesadaran untuk menggunakan masker serta peduli terhadap kesehatan,” ucap Manahan, Ketua MRI Wilayah Riau dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (20/9/2019).

Pembagian masker ini juga dibantu oleh komunitas Wargi Pasundan Riau. Lutfi dari komunitas tersebut mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian komunitas Wargi Pasundan Riau terhadap lingkungan Pekanbaru, Riau. “Semoga kegiatan ini mampu menggerakkan masyarakat untuk peduli kepada lingkungan dan sesama,” pungkas Lutfi.



Akibat kabut asap, kondisi ekonomi Indonesia terganggu karena sumber devisa negara dari produk hutan kayu dan non-kayu, serta ekowisata juga berkurang. Kerugian kesehatan adalah yang paling jelas. Asap dari kebakaran hutan menyebabkan berbagai penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Saat ini, dari data Inarisk.bnpb.co.id jumlah hutan dan lahan yang terbakar di seluruh Indonesia mencapai 328.722 hektare. Sedangkan luas daerah bahaya mencapai 86.102.324 hektare dengan perkiraan kerugian secara ekonomi lebih dari Rp59 triliun.

Tidak ingin kondisi tersebut terulang, ACT terus mengajak masyarakat luas ikut andil dalam kampanye #BantuMerekaBernapas. Kampanye ini menjadi bukti nyata bahwa tim medis, tim tanggap darurat, hingga posko bencana asap ACT terus melakukan pelayanan bagi warga terdampak bencana kabut asap di berbagai wilayah. Kampanye #BantuMerkaBernapas menjadi semangat dalam menghidupkan kembali kebersamaan dalamaksi-aksi kebaikan.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak