alexametrics

Mabuk, Bule Australia Ngamuk di Kuta Bali

loading...
Mabuk, Bule Australia Ngamuk di Kuta Bali
Michael Gregory Franklin, wisatawan asal Australia diikat tangannya karena membuat keributan di Kuta, Selasa (10/9/2019) malam. Foto Koran SINDO
A+ A-
DENPASAR - Seorang wisatawan Australia, Michael Gregory Franklin (38) yang diduga mabuk alkohol mengamuk di Kuta, Bali. Dia menendangi sejumlah sepeda motor. Akibat ulahnya yang membikin resah, Michael diamankan petugas Satpol PP. "Dia terpaksa diamankan dengan cara diikat tangannya karena tidak bisa dikendalikan," kata Komandan Regu Satpol PP Wilayah Kuta Nengah Wika, Rabu (11/9/2019).

Dia menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa malam 10 September 2019. Bermula dari laporan warga yang mengatakan ada wisatawan asing yang membuat onar di Jalan Kayu Aya Gang Inti Kulit.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati Michael sedang menendangi beberapa sepeda motor di gang itu. Darah keluar dari kepala bule dengan potongan plontos dan brewokan itu.



Begitu berhasil ditangkap, petugas langsung mengikat kedua tangan Michael dengan tali plastik. Bau alkohol tercium menyengat dari mulutnya.

Petugas Satpol PP kemudian mengangkut Michael ke dalam mobil patroli untuk dibawa ke Polsek Kuta. Namun karena tidak ada laporan dari warga terkait kerusakan yang ditimbulkan dari ulah Michael, polisi kembali menyerahkan bule itu kepada petugas Satpol PP.

Untuk mencegah agar tidak membuat onar lagi, Michael lalu dibawa ke pos Satpol PP Kuta. Keesokan paginya, bule asal Wollonggong, kota di selatan Sydney itu tersadar.

Kepada petugas, Michael mengatakan dirinya menginap di Hotel Grand Lawalon di Jalan Benesari Kuta. "Kita akhirnya antarkan dia ke hotel dan pihak hotel membenarkan bule itu menginap di sana," tandas Wika.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak