Jababeka Targetkan Tanam 50.000 Mangrove di Muaragembong
Senin, 19 Agustus 2024 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Acara ini turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 1 Jawa Barat Iding Supriatna serta Perwakilan Pejabat Pemerintahan Kecamatan Muaragembong Wahyu Wijaya. “Dinas Kehutanan pastinya mendukung penuh aksi yang dilakukan Jababeka beserta tenant. Semoga penanaman ini dapat terus berlangsung dari tahun ke tahun,” ujar Iding Supriatna.
Hal ini pun diakui Wahyu Wijaya yang melihat langsung perubahaan dari tahun ke tahun kondisi yang terjadi di daerah Pantai Bahagia dan sekitarnya. “Banjir berkurang, mangrove juga bisa mengurangi angin pantai yang dirasakan warga, ekonomi juga terbantu sangat baik hingga kini karena memberikan peluang untuk mengembangkan produk olahan mangrove,” ujarnya.
Sonaji Ketua Pokdarwis Alipbata mengatakan, kegiatan ini membuka jalan bagi perusahaan lain untuk ikut melakukan penanaman serupa sehingga hutan mangrove di Pantai Bahagia terus bertambah dan berkembang. “Karena Jababeka, hutan mangrove kami terus bertambah dan semakin lebat,” katanya. Baca juga: Atraksi Wisata Air Baru di Labuan Bajo, Menyusuri Hutan Mangrove dengan Kayak
Acara yang menjadi agenda tahunan Jababeka sejak 2018 ini diikuti 19 perusahaan yang berkontribusi. Mereka yakni EON Chemicals Putra, Nippon SCMI, Hanes Supply Cha, Hitachi Astemo Bekasi Mfg, Mane Indonesia, TUV Nord Indonesia, dan Anugerah Argon Medika.
Kemudian United Tractors, Piaggio Indonesia, Nippon Indosari Corp Tbk, FM Global Logistics, Supernova Flexible Packaging, dan Mitra Manunggal Mandiri. Selanjutnya, KAO Indonesia, Fukoku Tokai Rubber, Sari Takagi Elok Produk, Komatsu Undercarriage Indonesia, Sika Indonesia, dan Bima Adikarya Persada (BAP).
Hal ini pun diakui Wahyu Wijaya yang melihat langsung perubahaan dari tahun ke tahun kondisi yang terjadi di daerah Pantai Bahagia dan sekitarnya. “Banjir berkurang, mangrove juga bisa mengurangi angin pantai yang dirasakan warga, ekonomi juga terbantu sangat baik hingga kini karena memberikan peluang untuk mengembangkan produk olahan mangrove,” ujarnya.
Sonaji Ketua Pokdarwis Alipbata mengatakan, kegiatan ini membuka jalan bagi perusahaan lain untuk ikut melakukan penanaman serupa sehingga hutan mangrove di Pantai Bahagia terus bertambah dan berkembang. “Karena Jababeka, hutan mangrove kami terus bertambah dan semakin lebat,” katanya. Baca juga: Atraksi Wisata Air Baru di Labuan Bajo, Menyusuri Hutan Mangrove dengan Kayak
Acara yang menjadi agenda tahunan Jababeka sejak 2018 ini diikuti 19 perusahaan yang berkontribusi. Mereka yakni EON Chemicals Putra, Nippon SCMI, Hanes Supply Cha, Hitachi Astemo Bekasi Mfg, Mane Indonesia, TUV Nord Indonesia, dan Anugerah Argon Medika.
Kemudian United Tractors, Piaggio Indonesia, Nippon Indosari Corp Tbk, FM Global Logistics, Supernova Flexible Packaging, dan Mitra Manunggal Mandiri. Selanjutnya, KAO Indonesia, Fukoku Tokai Rubber, Sari Takagi Elok Produk, Komatsu Undercarriage Indonesia, Sika Indonesia, dan Bima Adikarya Persada (BAP).
(poe)
Lihat Juga :