Jababeka Targetkan Tanam 50.000 Mangrove di Muaragembong

Senin, 19 Agustus 2024 - 13:47 WIB
loading...
Jababeka Targetkan Tanam...
PT Jababeka Tbk kembali menggelar acara lingkungan tahunan Jababeka Ecoweek 2024, di Pantai Bahagia, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Kamis (15/8/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BEKASI - PT Jababeka Tbk kembali menggelar acara lingkungan tahunan Jababeka Ecoweek 2024 di Pantai Bahagia, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Kamis (15/8/2024). Jababeka Ecoweek tahun ini dilaksanakan dengan program Mangrove Planting. Penanaman keseluruhan bibit mangrove kontributor akan ditanam sebulan setelah seremonial berlangsung.

Target penanaman 50.000 bibit mangrove dilakukan bertahap mulai dari tahun lalu. Jenis bibit yang ditanam yaitu jenis pohon Bakau (Rhizopora). Kegiatan ini sebagai upaya melestarikan lingkungan dan mengurangi erosi di kawasan pesisir, membuat green belt sebagai upaya pencegahan abrasi, dan membantu mengatasi banjir rob di sekitar area pesisir Pantai Bahagia. Baca juga: Jababeka Kolaborasi Wujudkan Ekosistem Industri 4.0 di Correctio

Mengusung tema “Sustainable Mangrove Planting for a Greener Tomorrow”, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jababeka bersama para tenant Kawasan Industri Jababeka Cikarang menjaga kelestarian lingkungan. Mereka bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alipbata.

Direktur PT Jababeka Infrastruktur Vega Violetta mengatakan, pada 2019 mereka telah melaksanakan penanaman 10.000 bibit mangrove. ”Hari ini kita kembali datang masih dengan misi yang sama, namun dengan target penanaman hingga 50.000 bibit yang akan kami laksanakan secara bertahap,” katanya.

Melalui aksi ini, Jababeka berharap dapat mendukung upaya dekarbonisasi dan membantu masyarakat Muara Gembong dari ancaman abrasi dan rob laut. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup warga setempat.

“Dengan target penanaman 50.000 mangrove, Jababeka optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan di kawasan Muara Gembong,” tuturnya.

Tahun ini Jababeka mengajak siswa/siswi SMA Presiden bergabung dalam seremonial penanaman Jababeka Ecoweek 2024. Hal ini sebagai bentuk pengenalan pelestarian lingkungan, upaya mitigasi abrasi hingga sustainability action sejak dini kepada siswa/siswa yang akan menjadi pemimpin dan penerus bangsa.

Acara ini turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 1 Jawa Barat Iding Supriatna serta Perwakilan Pejabat Pemerintahan Kecamatan Muaragembong Wahyu Wijaya. “Dinas Kehutanan pastinya mendukung penuh aksi yang dilakukan Jababeka beserta tenant. Semoga penanaman ini dapat terus berlangsung dari tahun ke tahun,” ujar Iding Supriatna.

Hal ini pun diakui Wahyu Wijaya yang melihat langsung perubahaan dari tahun ke tahun kondisi yang terjadi di daerah Pantai Bahagia dan sekitarnya. “Banjir berkurang, mangrove juga bisa mengurangi angin pantai yang dirasakan warga, ekonomi juga terbantu sangat baik hingga kini karena memberikan peluang untuk mengembangkan produk olahan mangrove,” ujarnya.

Sonaji Ketua Pokdarwis Alipbata mengatakan, kegiatan ini membuka jalan bagi perusahaan lain untuk ikut melakukan penanaman serupa sehingga hutan mangrove di Pantai Bahagia terus bertambah dan berkembang. “Karena Jababeka, hutan mangrove kami terus bertambah dan semakin lebat,” katanya. Baca juga: Atraksi Wisata Air Baru di Labuan Bajo, Menyusuri Hutan Mangrove dengan Kayak

Acara yang menjadi agenda tahunan Jababeka sejak 2018 ini diikuti 19 perusahaan yang berkontribusi. Mereka yakni EON Chemicals Putra, Nippon SCMI, Hanes Supply Cha, Hitachi Astemo Bekasi Mfg, Mane Indonesia, TUV Nord Indonesia, dan Anugerah Argon Medika.

Kemudian United Tractors, Piaggio Indonesia, Nippon Indosari Corp Tbk, FM Global Logistics, Supernova Flexible Packaging, dan Mitra Manunggal Mandiri. Selanjutnya, KAO Indonesia, Fukoku Tokai Rubber, Sari Takagi Elok Produk, Komatsu Undercarriage Indonesia, Sika Indonesia, dan Bima Adikarya Persada (BAP).
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
Miliki 23% Mangrove...
Miliki 23% Mangrove Dunia, Menhut Dorong Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
Rekomendasi
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved