20 Desa di Malang Terancam Kekeringan, BPBD Siapkan Puluhan Tandon Air
Senin, 19 Agustus 2024 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Sadono menambahkan bahwa peta kekeringan di Kabupaten Malang terus berkembang, dengan beberapa wilayah yang sebelumnya tidak terdampak kini menunjukkan potensi kekeringan. Kecamatan Kromengan, misalnya, yang sebelumnya tidak mengalami kekeringan, kini masuk dalam daftar wilayah berpotensi terdampak pada tahun ini.
"Sementara di beberapa wilayah seperti Lawang dan Sidoluhur, potensi kekeringan sudah berkurang. Namun, di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), jumlah desa yang berpotensi mengalami kekeringan justru bertambah dari empat desa pada tahun sebelumnya menjadi sembilan desa," jelas Sadono.
Upaya untuk mengurangi dampak kekeringan juga dilakukan melalui program pengeboran air HIPAM dan pemasangan instalasi air di beberapa wilayah, seperti di Gedangan dan Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Program ini terbukti efektif dalam mengurangi jumlah desa yang terdampak kekeringan.
"Dengan adanya program pengeboran air dan instalasi di beberapa wilayah, seperti Gedangan, kekeringan berhasil diatasi. Kami berharap upaya ini terus diperluas untuk mencegah kekeringan yang lebih parah di masa mendatang," pungkasnya.
"Sementara di beberapa wilayah seperti Lawang dan Sidoluhur, potensi kekeringan sudah berkurang. Namun, di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), jumlah desa yang berpotensi mengalami kekeringan justru bertambah dari empat desa pada tahun sebelumnya menjadi sembilan desa," jelas Sadono.
Upaya untuk mengurangi dampak kekeringan juga dilakukan melalui program pengeboran air HIPAM dan pemasangan instalasi air di beberapa wilayah, seperti di Gedangan dan Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Program ini terbukti efektif dalam mengurangi jumlah desa yang terdampak kekeringan.
"Dengan adanya program pengeboran air dan instalasi di beberapa wilayah, seperti Gedangan, kekeringan berhasil diatasi. Kami berharap upaya ini terus diperluas untuk mencegah kekeringan yang lebih parah di masa mendatang," pungkasnya.
(hri)
Lihat Juga :