Penerapan ESG, Petani di Sekitar PT Ceria Dapat Bantuan 3,2 Ton Pupuk
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
“Kami bangga PT Petrokimia Gresik bisa berkolaborasi dengan PT Ceria. Dengan melihat langsung hamparan sawah di daerah ini, ini menjadi bukti bahwa PT Ceria beroperasi dengan mengikuti kaidah Good Mining Practice," katanya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Suyanto mengatakan kolaborasi yang dilakukan PT Ceria Nugraha Indotama dan PT Petrokimia Gresik bisa menjadi proyek percontohan karena menjawab langsung masalah petani. “Ini sangat bermanfaat karena selama ini petani sangat kesulitan pupuk. Semoga program semacam ini akan terus ada di masa depan,” ujarnya.
Selain pangan berkelanjutan, implementasi ESG yang menjadi perhatian utama Menteri Arifin Tasrif dan Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi yakni langkah nyata PT Ceria mendukung target pencapaian Net Zerro Emmission (NZE) 2060 melalui konservasi mangrove di kawasan pesisir Kecamatan Wolo. Menurut Yusram, sejauh ini Bank Mandiri telah menunjukkan dukungan besar pada program konservasi mangrove dengan melibatkan masyarakat setempat. Baca juga: Resmikan Gudang Curah Urea di Gresik, Pupuk Indonesia Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Terbaru, pada 10 Agustus 2024, PT Ceria bekerja sama dengan Bank Mandiri melakukan penanam mangrove dalam kegiatan Green Fun Run 5K yang diikuti 400 lebih peserta. “Penamanan mangrove ini merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam menjaga dan merehabilitasi ekosistem pesisir dan laut,” tandasnya.
Hutan mangrove yang ditanam bersama masyarakat ini diharapkan akan bermanfaat secara jangka panjang sebagai penyimpanan karbon, penyerap polutan, dan melindungi garis pantai dari abrasi dan bencana alam. Kemudian memulihkan keanekaragaman hayati dan ekologi pesisir setempat, sumber makanan dan bahan bakar, serta menjadi sumber ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Suyanto mengatakan kolaborasi yang dilakukan PT Ceria Nugraha Indotama dan PT Petrokimia Gresik bisa menjadi proyek percontohan karena menjawab langsung masalah petani. “Ini sangat bermanfaat karena selama ini petani sangat kesulitan pupuk. Semoga program semacam ini akan terus ada di masa depan,” ujarnya.
Selain pangan berkelanjutan, implementasi ESG yang menjadi perhatian utama Menteri Arifin Tasrif dan Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi yakni langkah nyata PT Ceria mendukung target pencapaian Net Zerro Emmission (NZE) 2060 melalui konservasi mangrove di kawasan pesisir Kecamatan Wolo. Menurut Yusram, sejauh ini Bank Mandiri telah menunjukkan dukungan besar pada program konservasi mangrove dengan melibatkan masyarakat setempat. Baca juga: Resmikan Gudang Curah Urea di Gresik, Pupuk Indonesia Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Terbaru, pada 10 Agustus 2024, PT Ceria bekerja sama dengan Bank Mandiri melakukan penanam mangrove dalam kegiatan Green Fun Run 5K yang diikuti 400 lebih peserta. “Penamanan mangrove ini merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam menjaga dan merehabilitasi ekosistem pesisir dan laut,” tandasnya.
Hutan mangrove yang ditanam bersama masyarakat ini diharapkan akan bermanfaat secara jangka panjang sebagai penyimpanan karbon, penyerap polutan, dan melindungi garis pantai dari abrasi dan bencana alam. Kemudian memulihkan keanekaragaman hayati dan ekologi pesisir setempat, sumber makanan dan bahan bakar, serta menjadi sumber ekonomi masyarakat setempat.
(poe)
Lihat Juga :