Tingkatkan Produksi, Kementan Maksimalkan Program Oplah di Kabupaten Batola Kalsel
Senin, 12 Agustus 2024 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
“Empat kunci yang perlu dipegang teguh agar SDM kita menjadi mumpuni. Di antaranya ialah bekerja yang terbaik, fokus, cepat dan berorientasi hasil,” tegas dia.
Untuk memaksimalkan Program UPSUS tersebut, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti melakukan monitoring pelaksanaan program oplah di Kabupaten Barito Kuala (Batola) Provinsi Kalsel, Minggu (11/8/2024).
Dalam kunjungan tersebut Kepala BPPSDMP didampingi oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian yang diwakili oleh Ketua Kelompok Subtansi Penyelengaraan Penyuluhan, para penyuluh pertanian dan petani setempat.
Rombongan mengunjungi lokasi program di Desa Sumber Rahayu dan Desa Dwipasari Kecamatan Wanaraya dan berkesempatan berdialog dengan para penyuluh pertanian dan petani setempat.
Kabupaten Batola mendapatkan program oplah dengan target 20.139 Ha, pompanisasi dengan target 500 Ha dan padi gogo tumpangsari perkebunan dengan target 973 Ha.
Kepala BPPSDMP, Arsanti mengatakan bahwa untuk olah lahannya oleh petani sendiri, benih dari pemerintah, petani sesanggupnya dahulu saja yang penting ada.
Untuk memaksimalkan Program UPSUS tersebut, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti melakukan monitoring pelaksanaan program oplah di Kabupaten Barito Kuala (Batola) Provinsi Kalsel, Minggu (11/8/2024).
Dalam kunjungan tersebut Kepala BPPSDMP didampingi oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian yang diwakili oleh Ketua Kelompok Subtansi Penyelengaraan Penyuluhan, para penyuluh pertanian dan petani setempat.
Rombongan mengunjungi lokasi program di Desa Sumber Rahayu dan Desa Dwipasari Kecamatan Wanaraya dan berkesempatan berdialog dengan para penyuluh pertanian dan petani setempat.
Kabupaten Batola mendapatkan program oplah dengan target 20.139 Ha, pompanisasi dengan target 500 Ha dan padi gogo tumpangsari perkebunan dengan target 973 Ha.
Kepala BPPSDMP, Arsanti mengatakan bahwa untuk olah lahannya oleh petani sendiri, benih dari pemerintah, petani sesanggupnya dahulu saja yang penting ada.
Lihat Juga :