Tingkatkan Produksi, Kementan Maksimalkan Program Oplah di Kabupaten Batola Kalsel
Senin, 12 Agustus 2024 - 19:47 WIB
loading...
Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti melakukan monitoring pelaksanaan program oplah di Kabupaten Barito Kuala (Batola) Provinsi Kalsel, Minggu (11/8/2024). Foto/Istimewa
A
A
A
BATOLA - Kementerian Pertanian ( Kementan ) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus menggencarkan Program UPSUS Antisipasi Darurat Pangan. Khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dengan tiga program andalan utamanya, yaitu optimasi lahan (oplah), pompanisasi dan tumpang sisip (tusip) padi gogo lahan perkebunan, Program UPSUS ini bertujuan menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman krisis pangan global dan perubahan iklim ekstrim.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Program UPSUS merupakan salah satu upaya untuk mendukung swasembada pangan di Indonesia.
Baca Juga: Masyarakat Adat Merauke Papua: Pembangunan Pelabuhan Wujudkan Lumbung Pangan Nasional
"Tentunya program ini perlu melibatkan dukungan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, penyuluh dan petani muda," ujar Mentan Amran dikutip, Senin (12/8/2024).
Selain sumber daya manusia (SDM) menjadi tulang punggung penggerak pembangunan pertanian. Karenanya, kata Mentan Amran, sudah seharusnya SDM pertanian memiliki kualitas yang mumpuni.
Dengan tiga program andalan utamanya, yaitu optimasi lahan (oplah), pompanisasi dan tumpang sisip (tusip) padi gogo lahan perkebunan, Program UPSUS ini bertujuan menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman krisis pangan global dan perubahan iklim ekstrim.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Program UPSUS merupakan salah satu upaya untuk mendukung swasembada pangan di Indonesia.
Baca Juga: Masyarakat Adat Merauke Papua: Pembangunan Pelabuhan Wujudkan Lumbung Pangan Nasional
"Tentunya program ini perlu melibatkan dukungan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, penyuluh dan petani muda," ujar Mentan Amran dikutip, Senin (12/8/2024).
Selain sumber daya manusia (SDM) menjadi tulang punggung penggerak pembangunan pertanian. Karenanya, kata Mentan Amran, sudah seharusnya SDM pertanian memiliki kualitas yang mumpuni.
Lihat Juga :