alexametrics

Ini Motif Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Serang

loading...
Ini Motif Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Serang
Polisi mengungkapkan motif Samin (39) pelaku pembunuhan keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang ingin menguasai harta benda milik korban. SINDOnews/Rasyid
A+ A-
SERANG - Polisi mengungkapkan motif Samin (39) pelaku pembunuhan keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang ingin menguasai harta benda milik korban.

"Motif ekonomi. Karena korban bangun kemudian pelaku habisi nyawa korban dengan seketika. Ini upaya perampokan," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi kepada wartawan, Selasa (20/8/2019). (Baca: 1 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Serang Dibekuk).

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan di galian pasir itu awalnya tak punya niatan untuk mencuri. Niatan muncul untuk mengambil harta benda setelah Samin melihat rumah milik Rustiadi terbuka.



"Pintu terbuka pelaku menghentikan laju kendaraan dan memarkir persis sebelah kiri rumah korban, melihat sebongkah patok dan diambil pelaku mengantisipasi. Akhirnya pelaku masuk lewat pintu depan secara perlahan. Tiga orang korban terbairng tidur di lantai. Si pelaku mau ambil handphone merk asus yang sedang di charger," ujar Edy.

Namun, aksi Samin diketahui setelah kabel charger terbelit di kakinya sehingga Rustiadi terbangun. Melihatnya terbangun, pelaku langsung memukul kepala korban dan menusuk korban menggunakan patok yang sudah dibawanya dari samping rumah korban.

"Mendengar keributan, sang istri Siti Sadiyah terbangun dan langsung menghantamkan patok yang sudah bersimbah darah ke kepala Siti, anaknya yang masih berumur 4 tahun terbangun, pelaku langsung membanting ke lantai dan memukulnya hingga tewa," jelas Edy.

Samin pun panik dan bingung dengan apa yang baru saja terjadi, Samin kemudian meninggalkan rumah korban membawa benda hasil curiannya. Setelah kejadian tersebut Samin melarikan diri ke Lampung dengan berbekal uang pinjaman dari rekan kerjanya.

"Di Lampung itu ada rumah orang tuanya di daerah Tulang Bawang, kita berhasil mengendus setelah melakukan pemeriksan terhadap saksi-saksi termasuk istri pelaku," pungkasnya.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan patok, jaket penuh darah, seprai, bantal dan sejumlah barang bukti lainnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak