Si Bos Positif Corona, Belasan Pekerja Pabrik Kecap Diisolasi
Selasa, 14 April 2020 - 21:23 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah menjalani isolasi selama 3-4 hari mendatang, tim medis juga akan melakukan rapid tes tahap kedua. Jika pada rapid tes kedua para pekerja dinyatakan negatif maka mereka diperbolehkan pulang," ujarnya.
Selama proses isolasi komunal, kata Sihuna, para pekerja mendapatkan makanan sehat dan bergizi serta bantuan uang tunai Rp50.000 per orang yang dianggarkan dari APBDes.
Karyawan pabrik kecap, Umairoh mengatakan, total pekerja pabrik 35 orang, tapi 16 di antaranya merupakan warga Desa Penusupan. "Sisanya pekerja dari desa tetangga," ucapnya.
Ia mengaku khawatir terpapar virus corona. Karena itu, dai dan pekerja lainnya mengaku secara sukarela mengikuti isolasi komunal selama satu pekan.
Sementara itu, suasana pabrik kecap di Kelurahan Kagok, Kecamatan Slawi yang berbatasan dengan Desa Penusupan tampak sepi dari aktivitas. Pabrik tersebut telah berhenti beroperasi pada akhir pekan lalu. Sejumlah petugas keamanan juga tidak tampak berjaga di pos satpam.
Selama proses isolasi komunal, kata Sihuna, para pekerja mendapatkan makanan sehat dan bergizi serta bantuan uang tunai Rp50.000 per orang yang dianggarkan dari APBDes.
Karyawan pabrik kecap, Umairoh mengatakan, total pekerja pabrik 35 orang, tapi 16 di antaranya merupakan warga Desa Penusupan. "Sisanya pekerja dari desa tetangga," ucapnya.
Ia mengaku khawatir terpapar virus corona. Karena itu, dai dan pekerja lainnya mengaku secara sukarela mengikuti isolasi komunal selama satu pekan.
Sementara itu, suasana pabrik kecap di Kelurahan Kagok, Kecamatan Slawi yang berbatasan dengan Desa Penusupan tampak sepi dari aktivitas. Pabrik tersebut telah berhenti beroperasi pada akhir pekan lalu. Sejumlah petugas keamanan juga tidak tampak berjaga di pos satpam.
(abd)
Lihat Juga :