Si Bos Positif Corona, Belasan Pekerja Pabrik Kecap Diisolasi
Selasa, 14 April 2020 - 21:23 WIB
loading...
Camat Pangkah Bambang Sihana memberikan penjelasan kepada belasan karyawan pabrik kecap yang diisolasi di bekas bangunan puskesmas. Foto/iNews/Yunibar
A
A
A
TEGAL - Pemerintah Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten tegal mengisolasi belasan warganya yang bekerja di pabrik kecap di Kelurahan Kagok, Kecamatan Slawi, Selasa (14/4/2020). Isolasi komunal di bangunan bekas puskesmas desa itu dilakukan karena pemilik pabrik kecap positif terinfeksi virus corona jenis baru, Covid-19.
Camat Pangkah, Bambang Sihana mengatakan, total ada 16 karyawan yang diisolasi tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Pangkah dan Pemerintah Desa Penusupan. Mereka akan dikarantina selama sepekan ke depan.
Para karyawan yang berstatus orang tanpa gejala itu juga harus menjalani rapid test oleh petugas medis berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap.
Bambang menuturkan, dari 16 karyawan pabrik kecap itu tim medis dari Puskesmas Penusupan, Kecamatan Pangkah mencurigai ada satu pekerja yang juga menjadi asisten rumah tangga pernah kontak langsung dengan pemilik perusahaan yang terkonfirmasi positif.
"Namun dari hasil rapid test yang dilakukan Selasa siang tadi, sebanyak 16 sampel darah pekerja semuanya negatif," katanya, Selasa (14/4/2020).
Meski hasil tes darah negatif, kata dia, 16 karyawan tersebut tetap wajib menjalani isolasi komunal selama tujuh hari. Tim medis akan memantau kondisi kesehatan mereka, apalagi saat dilakukan pengecekan tekanan darah ada 10 pekerja pabrik dinyatakan memiliki tekanan darah yang tinggi.
Camat Pangkah, Bambang Sihana mengatakan, total ada 16 karyawan yang diisolasi tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Pangkah dan Pemerintah Desa Penusupan. Mereka akan dikarantina selama sepekan ke depan.
Para karyawan yang berstatus orang tanpa gejala itu juga harus menjalani rapid test oleh petugas medis berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap.
Bambang menuturkan, dari 16 karyawan pabrik kecap itu tim medis dari Puskesmas Penusupan, Kecamatan Pangkah mencurigai ada satu pekerja yang juga menjadi asisten rumah tangga pernah kontak langsung dengan pemilik perusahaan yang terkonfirmasi positif.
"Namun dari hasil rapid test yang dilakukan Selasa siang tadi, sebanyak 16 sampel darah pekerja semuanya negatif," katanya, Selasa (14/4/2020).
Meski hasil tes darah negatif, kata dia, 16 karyawan tersebut tetap wajib menjalani isolasi komunal selama tujuh hari. Tim medis akan memantau kondisi kesehatan mereka, apalagi saat dilakukan pengecekan tekanan darah ada 10 pekerja pabrik dinyatakan memiliki tekanan darah yang tinggi.
Lihat Juga :