Kisah LB Moerdani Nekat Memata-matai Panglima ABRI demi Kesetiaan kepada Soeharto

Senin, 05 Agustus 2024 - 08:09 WIB
loading...
Kisah LB Moerdani Nekat...
Presiden Soeharto melantik Jenderal LB Moerdani sebagai Panglima ABRI pada tahun 1983. Foto/Ist
A A A
Pada tahun 1978, Indonesia memasuki babak baru dalam kepemimpinan nasional ketika Soeharto terpilih kembali sebagai Presiden Republik Indonesia. Bersamaan dengan itu, Jenderal M. Yusuf diangkat menjadi Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), menggantikan Jenderal Maraden Panggabean. Di tengah situasi ini, Letnan Jenderal Leonardus Benyamin Moerdani , yang menjabat sebagai Ketua G-I Hankam/Asintel ABRI, dikabarkan menjalankan misi rahasia yang penuh intrik dan keberanian.

Isu beredar bahwa LB Moerdani, yang lebih dikenal dengan sebutan Benny Moerdani, secara diam-diam memata-matai Jenderal M. Yusuf dan melaporkan setiap gerak-geriknya kepada Soeharto. Benny menginformasikan kepopuleran Jenderal Yusuf yang kian meningkat, membuat Soeharto merasa terancam. Menurut laporan Benny, Yusuf diduga menggalang kekuatan internal dengan tujuan menjadi Presiden RI.

Selama masa jabatannya, Jenderal M. Yusuf memang kerap disorot. Ia dikenal sering memberikan kenaikan pangkat langsung di lapangan bagi perwira yang berprestasi di daerah-daerah seperti Timor Timur dan Irian Jaya (Papua). Selain itu, ia juga memberikan akses langsung kepada para komandan setingkat Letkol untuk masuk ke Sekolah Staf dan Komando (Sesko). Langkah-langkah ini, meskipun populer di kalangan perwira, memicu berbagai isu dan spekulasi.

Konflik Memuncak dan Pembajakan Woyla

Puncak dari konflik antara Jenderal M. Yusuf dan Letjen Benny Moerdani terjadi pada 30 Maret 1981. Ketika Jenderal Yusuf mengadakan Commanders Call ABRI di Ambon, Benny memilih tidak hadir. Pada saat yang bersamaan, terjadi peristiwa pembajakan pesawat Garuda Woyla di Bangkok. Benny mengambil inisiatif untuk mengatasi krisis ini tanpa koordinasi dengan Jenderal Yusuf. Dengan bantuan pasukan Kopassus yang direkrut mendadak, Benny berhasil menumpas para pembajak, yang kemudian dianggap sebagai keberhasilan besar di mata Soeharto dan masyarakat internasional.

Baca Juga: Kisah LB Moerdani yang Menolak Diambil Menantu Bung Karno

Namun, ada spekulasi di kalangan internal ABRI bahwa Benny, dalam kapasitasnya sebagai Asintel Hankam dan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), mungkin sengaja menggalang kekuatan ekstremis Islam untuk melakukan pembajakan tersebut. Tudingan ini muncul karena absennya Benny di Ambon selama Commanders Call.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved