alexametrics

Pascabentrok, Ratusan Personel Brimob Dikirim ke Empat Lawang

loading...
Pascabentrok, Ratusan Personel Brimob Dikirim ke Empat Lawang
Pasca-bentrok sekelompok warga dengan kepolisian, kondisi Empat Lawang, Sumsel mulai kondusif. Ratusan personel Brimob dikerahkan dan semua pihak diminta menahan diri. Dokumen/SINDOnews
A+ A-
EMPAT LAWANG - Pascabentrok sekelompok warga dengan kepolisian, kondisi Empat Lawang, Sumsel mulai kondusif. Ratusan personel Brimob dikerahkan dan semua pihak diminta menahan diri.

Kabid Humas Polda Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan penambahan personel sebanyak 241 personel dari Polres sekitar untuk mengendalikan situasi dan mencegah adanya serangan susulan.

"Sudah ada penambahan personel dari Polres Lahat, Pagaralam, Musi Rawas dan Brimob dari Lubuk Linggau," ujar Kabid Humas Polda Polda Sumsel, Kombes Supriadi, Kamis (1/8/2019).



Sementara itu, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyesalkan insiden penyerangan hingga menimbulkan korban luka tersebut. "Tentunya saya sangat menyesalkan karena insiden ini terjadi di Empat Lawang," ujarnya.

Joncik meminta seluruh tokoh masyarakat hingga pejabat terkait untuk meredam agar situasi kondusif. "Saya minta semua turun. Karena kalau seperti ini, semua rugi," katanya.

Tidak hanya itu, Joncik mengatakan aksi penyerangan terjadi karena salah paham antara warga dan polisi. Bahkan dia telah meminta semua pihak menahan diri dan tidak mudah terpancing emosi.

"Penyerangan itu hanya salah paham ya, polisi yang awalnya mau konfirmasi kok malah diserang. Ini kan seharusya tidak perlu terjadi kalau sama-sama menahan dan tak mudah terpancing emosi," kata Joncik.

Untuk diketahui, dua aksi penyerangan terjadi di Empat Lawang, Sumatera Selatan, Rabu (31/7/2019). Pertama sore hari di Desa Tanjung Raman dimana dua polisi terluka dan pelaku penyerangan luka tembak.

Kemudian, setelah semua korban dirawat di RSUD Empat Lawang di Tebing Tinggi, sekitar pukul 21.00 WIb terjadi penyerangan gelombang kedua dengan kelompok berbeda yang terdiri sekitar 50 hingga 70 orang.

Bentrok pun terjadi yang mengakibatkan dua polisi yang berjaga mengalami luka tembak senjata rakitan. Dari pihak penyerang juga terdapat luka tembak balasan dari kepolisian. "Total 4 anggota kami kena tusuk dan kritis," terang Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto.

Dikatakan Kapolres, penyerangan itu bermula saat Kanitreskrim Polsek Ulu Musi, Ipda Arsan dan 3 orang anggotanya akan mengamankan pelaku pengancaman di daerah tersebut.

Belum sempat diamankan, Kanitreskrim dan seorang anggota tiba-tiba ditusuk pakai pisau oleh dua pelaku, Erwin dan Erwan. Sementara 2 anggota lainnya yang ada langsung menindak tegas pelaku.

"Ya setelah tindakan tegas itu kan kedua anggota dibawa ke RSUD Tebing Tinggi. Tiba-tiba sekitar Pukul 21.00 WIB ada massa 2 truk, sekitar 50 orang datang ke RSUD," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak