Inilah Wanita Cantik di Balik Suara Renyah dari Speaker Lampu Merah Malang
Selasa, 30 Juli 2024 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Biasanya sehari dirinya biss menegur lebih dari 50 pelanggar yang didominasi oleh pengendara roda dua. Pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak memakai helm.
”Kemudian pengendara yang sambil merokok, karena memang yang di masyarakat banyak sekali yang berkendara sambil merokok,” kata perempuan cantik itu.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengakui, pantun unik ke pelanggar lalu lintas itu menjadi inovasi pihaknya mendekatkan diri ke masyarakat. Mengingat cara-cara persuasif dan humanis dinilai lebih mampu menyadarkan pengendara.
”Bagaimana kita mengingatkan walaupun orang itu salah sudah jelas, tapi bagaimana caranya orang juga tidak tersinggung, orang itu mengena, mengingat dan seterusnya. Ini hal yang membutuhkan effort, membutuhkan kemampuan juga komunikasi,” katanya.
Menurut dia, dari 27 titik traffic light 16 di antaranya terpantau kamera pengawas yang terhubung ke ATCS Command Center. Tapi dari jumlah tersebut, tak sampai setengahnya yang dilengkapi pengeras suara.
Beberapa titik traffic light yang dilengkapi pengeras suara di antaranya di Simpang Tiga Ciliwung, Simpang Empat Kaliurang, Simpang Empat Kelud, dan Simpang Tiga Sabilillah, Blimbing.
”(ATCS dan pengeras suara) Bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin dalam rangka untuk menjamin berkendara lalu lintas yang aman, nyaman, dan keselamatan. ATCS untuk pembinaan, pembelajaran, dan edukasi kepada masyarakat. Tentu kalau penindakan kepolisian,” tandasnya.
”Kemudian pengendara yang sambil merokok, karena memang yang di masyarakat banyak sekali yang berkendara sambil merokok,” kata perempuan cantik itu.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengakui, pantun unik ke pelanggar lalu lintas itu menjadi inovasi pihaknya mendekatkan diri ke masyarakat. Mengingat cara-cara persuasif dan humanis dinilai lebih mampu menyadarkan pengendara.
”Bagaimana kita mengingatkan walaupun orang itu salah sudah jelas, tapi bagaimana caranya orang juga tidak tersinggung, orang itu mengena, mengingat dan seterusnya. Ini hal yang membutuhkan effort, membutuhkan kemampuan juga komunikasi,” katanya.
Menurut dia, dari 27 titik traffic light 16 di antaranya terpantau kamera pengawas yang terhubung ke ATCS Command Center. Tapi dari jumlah tersebut, tak sampai setengahnya yang dilengkapi pengeras suara.
Beberapa titik traffic light yang dilengkapi pengeras suara di antaranya di Simpang Tiga Ciliwung, Simpang Empat Kaliurang, Simpang Empat Kelud, dan Simpang Tiga Sabilillah, Blimbing.
”(ATCS dan pengeras suara) Bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin dalam rangka untuk menjamin berkendara lalu lintas yang aman, nyaman, dan keselamatan. ATCS untuk pembinaan, pembelajaran, dan edukasi kepada masyarakat. Tentu kalau penindakan kepolisian,” tandasnya.
(ams)
Lihat Juga :