Lebak Awali Penggunaan Data Regsosek lewat Aplikasi Sepakat
Rabu, 24 Juli 2024 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
Tirta berharap, pemanfaatan data Regsosesk dengan aplikasi SEPAKAT ini bisa mengurangi angka kemiskinan menjadi 0,5%-0,8% pada 2045 serta tingkat rasio gini 0,29-0,32.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional mengambil langkah pendekatan yang transformatif yaitu mengedepankan sosial, ekonomi dan tata kelola.
Direktur Regional I Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lebak yang telah melakukan berbagai upaya untuk menjalankan tiga program prioritas yang telah ditetapkan secara nasional.
Dia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi dengan Kementerian PPN/Bappenas dalam pemanfaatan Data Regsosek untuk penyasaran program bantuan sosial yang dicanangkan oleh Pemkab Lebak.
“Ke depan, pemanfaatan data Regsosek perlu disinkronkan dan diintegrasikan dengan sistem informasi pemerintahan daerah, sehingga pemanfatannya menjadi lebih optimal,” ujar Abdul Malik Sadat.
Sedangkan tim Leader Program SKALA Petrarca Karetji mengungkapkan bahwa pihaknya merupakan program kemitraan Australia-Indonesia bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dan kemiskinan di Indonesia. Selain itu berupaya menyediakan layanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan di daerah tertinggal.
“Kami memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan mendorong perencanaan serta penganggaran untuk penerapan dan pemenuhan layanan dasar inklusif. Juga mendukung pembentukan tim pendukung dan penerapan standar pelayanan minimal di sejumlah daerah,” sebutnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional mengambil langkah pendekatan yang transformatif yaitu mengedepankan sosial, ekonomi dan tata kelola.
Direktur Regional I Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lebak yang telah melakukan berbagai upaya untuk menjalankan tiga program prioritas yang telah ditetapkan secara nasional.
Dia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi dengan Kementerian PPN/Bappenas dalam pemanfaatan Data Regsosek untuk penyasaran program bantuan sosial yang dicanangkan oleh Pemkab Lebak.
“Ke depan, pemanfaatan data Regsosek perlu disinkronkan dan diintegrasikan dengan sistem informasi pemerintahan daerah, sehingga pemanfatannya menjadi lebih optimal,” ujar Abdul Malik Sadat.
Sedangkan tim Leader Program SKALA Petrarca Karetji mengungkapkan bahwa pihaknya merupakan program kemitraan Australia-Indonesia bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dan kemiskinan di Indonesia. Selain itu berupaya menyediakan layanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan di daerah tertinggal.
“Kami memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan mendorong perencanaan serta penganggaran untuk penerapan dan pemenuhan layanan dasar inklusif. Juga mendukung pembentukan tim pendukung dan penerapan standar pelayanan minimal di sejumlah daerah,” sebutnya.
(shf)
Lihat Juga :