DPRD Jabar Apresiasi Langkah Cepat Ridwan Kamil Salurkan Bansos Wabah COVID-19
Jum'at, 01 Mei 2020 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Oleh pun mengapresiasi inisiatif Ridwan Kamil yang mengagas Gerakan Nasi Bungkus selain bansos provinsi sebagai bagian dari 9 pintu bansos yang disiapkan bagi masyarakat terdampak COVID-19.
Dia menyebut, gerakan tersebut sebagai wujud gotong royong yang perlu terus digaungkan. "Saya apresiasi yang dilakukan Gubernur dengan semangat gotong royongnya itu," ujar dia.
Sementara itu, Anggota Fraksi PKS DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya pun tak mempersoalkan kecepatan penyaluran bansos oleh Pemprov Jabar. Hal itu pun menurutnya bukan menjadi penyebab persoalan bansos belakangan menjadi gaduh. Sebab, letak persoalan sebenarnya adalah data penerima bansos.
"Data yang sepotong-sepotong itu mengakibatkan tidak nyambungnya kondisi di lapangan dengan (masyarakat) yang diberi harapan" tutur Abdul Hadi.
Dia mengungkapkan, Pemprov Jabar melangkah terlalu cepat untuk menyalurkan bansos kepada masyarakat terdampak, sementar ada sejumlah pintu bantuan, terutama dari pusat yang belum turun.
Kondisi inilah yang membuat banyak pihak menilai penyaluran bansos oleh Pemprov Jabar terlalu cepat, meski niatnya sudah baik. "Jadi, Pak Gubernur kecepetan (menyalurkan bansos), akhirnya jadi ramai, viral," ungkap dia.
Dia menyebut, gerakan tersebut sebagai wujud gotong royong yang perlu terus digaungkan. "Saya apresiasi yang dilakukan Gubernur dengan semangat gotong royongnya itu," ujar dia.
Sementara itu, Anggota Fraksi PKS DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya pun tak mempersoalkan kecepatan penyaluran bansos oleh Pemprov Jabar. Hal itu pun menurutnya bukan menjadi penyebab persoalan bansos belakangan menjadi gaduh. Sebab, letak persoalan sebenarnya adalah data penerima bansos.
"Data yang sepotong-sepotong itu mengakibatkan tidak nyambungnya kondisi di lapangan dengan (masyarakat) yang diberi harapan" tutur Abdul Hadi.
Dia mengungkapkan, Pemprov Jabar melangkah terlalu cepat untuk menyalurkan bansos kepada masyarakat terdampak, sementar ada sejumlah pintu bantuan, terutama dari pusat yang belum turun.
Kondisi inilah yang membuat banyak pihak menilai penyaluran bansos oleh Pemprov Jabar terlalu cepat, meski niatnya sudah baik. "Jadi, Pak Gubernur kecepetan (menyalurkan bansos), akhirnya jadi ramai, viral," ungkap dia.
Lihat Juga :