Jatijejer Siap Jadi Desa Atsiri Pertama di Jawa Timur
Jum'at, 12 Juli 2024 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
Serai merupakan tanaman penghasil minyak atsiri . Dengan meningkatkan sektor produksi dan ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal, diharapkan kesejahteraan penduduk dapat ditingkatkan.
Ketua Tim Pengabdian Marisca Evalina Gondokesumo, menyatakan program ini merupakan bagian dari visi misi Fakultas Farmasi Ubaya untuk menjadi pelopor transformasi ilmu farmasi dan pendidikan praktik kefarmasian guna meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
"Tim kami akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat Desa Jatijejer mengenai teknik budidaya tanaman atsiri, proses penyulingan hingga pembuatan produk dan pemasarannya," ujarnya.
Selanjutnya pada Rabu (10/7/2024), tim pelaksana bersama kepala desa beserta perangkat desa, kelompok tani, PKK dan Bumdes Desa Jatijejer mengikuti kegiatan pembelajaran lapangan di Rumah Atsiri Indonesia dan UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu.
"Di Rumah Atsiri Indonesia kami mengikuti Garden Tour dan Museum Tour. Saat Garden Tour kami mendapat pengalaman berkeliling kebun dengan lebih dari 100 jenis tanaman atsiri, melihat green house dan area penyulingan minyak atsiri. Sedangkan saat Museum Tour kami mengetahui sejarah terkait penemuan dan pemanfaatan minyak atsiri di dunia serta sejarah Pabrik Citronella yang berdiri sejak 1963 dan menjadi cikal bakal Rumah Atsiri Indonesia," tambahnya.
UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu merupakan transformasi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) menjadi bagian RSUP Dr. Sardjito dengan branding Hortus Medicus, menjalankan peran baru sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, dengan keunggulan di bidang tanaman obat dan obat tradisional.
UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu mempunyai 2 lokasi yaitu di daerah Kalisoro dan Tlogodlingo. Pada lokasi Kalisoro, kami mengunjungi kebun tanaman obat dan etalase tanaman obat Kalisoro, nursery house, instalasi pasca panen dan klinik Hortus Medicus.
Ketua Tim Pengabdian Marisca Evalina Gondokesumo, menyatakan program ini merupakan bagian dari visi misi Fakultas Farmasi Ubaya untuk menjadi pelopor transformasi ilmu farmasi dan pendidikan praktik kefarmasian guna meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
"Tim kami akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat Desa Jatijejer mengenai teknik budidaya tanaman atsiri, proses penyulingan hingga pembuatan produk dan pemasarannya," ujarnya.
Selanjutnya pada Rabu (10/7/2024), tim pelaksana bersama kepala desa beserta perangkat desa, kelompok tani, PKK dan Bumdes Desa Jatijejer mengikuti kegiatan pembelajaran lapangan di Rumah Atsiri Indonesia dan UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu.
"Di Rumah Atsiri Indonesia kami mengikuti Garden Tour dan Museum Tour. Saat Garden Tour kami mendapat pengalaman berkeliling kebun dengan lebih dari 100 jenis tanaman atsiri, melihat green house dan area penyulingan minyak atsiri. Sedangkan saat Museum Tour kami mengetahui sejarah terkait penemuan dan pemanfaatan minyak atsiri di dunia serta sejarah Pabrik Citronella yang berdiri sejak 1963 dan menjadi cikal bakal Rumah Atsiri Indonesia," tambahnya.
UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu merupakan transformasi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) menjadi bagian RSUP Dr. Sardjito dengan branding Hortus Medicus, menjalankan peran baru sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, dengan keunggulan di bidang tanaman obat dan obat tradisional.
UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu mempunyai 2 lokasi yaitu di daerah Kalisoro dan Tlogodlingo. Pada lokasi Kalisoro, kami mengunjungi kebun tanaman obat dan etalase tanaman obat Kalisoro, nursery house, instalasi pasca panen dan klinik Hortus Medicus.
Lihat Juga :