Dilanda Kekeringan, Warga Gunungkidul Beli Air dari Jawa Tengah
Senin, 08 Juli 2024 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
Ayup menambahkan saat ini aliran air dari PDAM tak lancar dan hanya mengalir satu minggu sekali. Hal tersebut diperparah dengan tak adanya sumber air sumur di daerah tersebut. “Pernah dibor untuk membuat sumur tapi tak keluar air,” ujarnya.
Baca juga; Kemarau Panjang di Gunung Kidul, Teknologi Diterjunkan untuk Mengaliri Air dari Lapisan Tanah
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Sumadi mengatakan, untuk kekeringan di wilayah Kabupaten Gunungkidul sudah terjadi sejak awal bulan Mei. Saat ini terdapat 4 kecamatan yang terdampak kekeringan, di antaranya Kecamatan Panggang, Tepus, Rongkop, dan Saptosari.
“Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul telah mengirimkan 144 tangki kapasitas 5.000 liter air dari total keseluruhan 1.000 tangki yang akan didistribusikan untuk membantu warga yang kekeringan,” katanya.
Baca juga; Kemarau Panjang di Gunung Kidul, Teknologi Diterjunkan untuk Mengaliri Air dari Lapisan Tanah
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Sumadi mengatakan, untuk kekeringan di wilayah Kabupaten Gunungkidul sudah terjadi sejak awal bulan Mei. Saat ini terdapat 4 kecamatan yang terdampak kekeringan, di antaranya Kecamatan Panggang, Tepus, Rongkop, dan Saptosari.
“Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul telah mengirimkan 144 tangki kapasitas 5.000 liter air dari total keseluruhan 1.000 tangki yang akan didistribusikan untuk membantu warga yang kekeringan,” katanya.
(wib)
Lihat Juga :