Pelajar SMK di Malang Ditemukan Tewas Tak Wajar, Polisi Turun Tangan

Sabtu, 06 Juli 2024 - 09:36 WIB
loading...
Pelajar SMK di Malang...
Remaja di Malang ditemukan tewas di Dusun Baran RT 13 RW 1 Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
MALANG - Remaja di Malang ditemukan tewas di rumahnya dengan kondisi tak wajar. Korban bernama Syahroni ini ditemukan tewas pada Jumat (5/7) dengan beberapa luka di mata dan bibirnya. Diduga korban tewas akibat dianiaya.

Polsek Gondanglegi dan Tim Inafis Satreskrim Polres Malang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah milik keluarga Gunawan (44) di Dusun Baran RT 13 RW 1 Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi.

Sementara jenazah Syahroni dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk proses autopsi. Proses autopsi masih berlangsung guna memastikan penyebab kematian pelajar SMK swasta di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Baca Juga: Heroik! Polisi Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Pelajar SMA di Malang

Perangkat Desa Urek Urek, Sulaiman Arif menjelaskan, korban awalnya ditemukan tak bernyawa di ruang tamu rumahnya oleh sang ibu. Tapi sang ibu tak tahu bahwa anaknya sudah meninggal, ia menyangka anaknya tertidur karena dua hari tidak pulang ke rumah.

”Jumat dini hari itu ibunya kesandung tubuh korban di ruang tamu rumahnya. Tapi sama ibunya dikira tidur, karena kan dua hari tidak pulang. Kebetulan ibunya mengalami gangguan penglihatan,” ujar Sulaiman Arif, Sabtu (6/7/2024)

Namun, hingga sore korban tidak kunjung bangun. Sehingga membuat ibunya curiga. Ketika hendak dibangunkan, tubuh korban sudah kaku dan dingin. Apalagi saat dicek ponsel korban juga sudah hilang.

”Seketika itu, ibu korban teriak, hingga membuat tetangganya berdatangan. Berdasarkan keterangan keluarganya, ponsel korban hilang,” ujar Arif kembali.



Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan berdasarkan keterangan ibu korban, dini hari tadi pihaknya mendengar mendengar suara kaki masuk ke dalam rumahnya.

”Namun belum bisa dipastikan, apakah suara kaki itu merupakan suara kaki korban, atau suara kaki orang yang mengantarkan korban,” kata Gandha.

Sebelum tewas, korban diselimuti oleh adiknya karena melihat kakinya dingin. Kemudian, ketika hendak dibangunkan pada sore, tubuh korban sudah kaku. ”Ketika tetangga sekitar mengecek tubuh korban, ditemukan ada luka di bagian mata dan bibir,” ujarnya.

Dirinya belum bisa memastikan penyebab luka yang ada di tubuh korban itu akibat penganiayaan atau pembunuhan. Sebab proses autopsi di ruang jenazah RSSA Malang masih berlangsung. ”Tim forensik juga telah mengambil sampel lambung korban,” terangnya.

Sampai saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap kasus tersebut. ”Kami masih lakukan penyelidikan mendalam, untuk mencari titik terang dari perkara ini,” pungkasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
Polisi Usut Dugaan Child...
Polisi Usut Dugaan Child Grooming Kepala SMK di Tangsel
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
4 Polisi Penganiaya...
4 Polisi Penganiaya Bripda Natanael Simanungkalit hingga Tewas Dipecat
Lulusan SMK dan LKP...
Lulusan SMK dan LKP Makin Mendunia, 3.600 Alumni Siap Kerja di Berbagai Negara
Daftar SMA dan SMK yang...
Daftar SMA dan SMK yang Masuk Sekolah Maung 2026 di Jabar, Lengkap Jadwal SPMB
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
Rekomendasi
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Berita Terkini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved