Polemik Rekaman CCTV Tewasnya Afif Maulana, Kapolda Sumbar: Bukan Hilang Tapi Daya Simpan Hanya 11 Hari
Kamis, 04 Juli 2024 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Suharyono menyebut berdasarkan keterangan ahli Informasi dan teknologi (IT), rekaman CCTV itu tak bisa tersimpan lama. Rekaman peristiwa pada Minggu, 9 Juni 2024 itu hilang saat pelaporan hari ke-12.
Baca juga: Soal Kematian Bocah 13 Tahun Afif Maulana, LBH Padang Tolak Pernyataan Kapolda Sumbar
"Ternyata kemampuan daya simpan karena hanya 1 tera yang ada di Polsek, maka hanya bisa bertahan selama 11 hari. Nah, mereka mempermasalahkan seolah-olah kita itu menyimpan kan, bahwa menyembunyikan dan sebagainya, bahwa CCTV itu rusak, hilang, tidak mau dibuka," katanya.
Berdasarkan keterangan ahli IT, kata Suharyono, pada hari ke-12 dibuka, diketahui yang terekam hanya peristiwa hari ke-12 dan berikutnya. Sementara peristiwa hari ke-11 sudah tidak ada.
"Karena memang hilangnya itu kemampuan 1 tera itu hanya 11 hari. Ini aslinya begitu secara teknologi canggih. Saya tidak mengada-ada, tidak mengarang-ngarang. seperti itu masalah CCTV," ucapnya.
Baca juga: Soal Kematian Bocah 13 Tahun Afif Maulana, LBH Padang Tolak Pernyataan Kapolda Sumbar
"Ternyata kemampuan daya simpan karena hanya 1 tera yang ada di Polsek, maka hanya bisa bertahan selama 11 hari. Nah, mereka mempermasalahkan seolah-olah kita itu menyimpan kan, bahwa menyembunyikan dan sebagainya, bahwa CCTV itu rusak, hilang, tidak mau dibuka," katanya.
Berdasarkan keterangan ahli IT, kata Suharyono, pada hari ke-12 dibuka, diketahui yang terekam hanya peristiwa hari ke-12 dan berikutnya. Sementara peristiwa hari ke-11 sudah tidak ada.
"Karena memang hilangnya itu kemampuan 1 tera itu hanya 11 hari. Ini aslinya begitu secara teknologi canggih. Saya tidak mengada-ada, tidak mengarang-ngarang. seperti itu masalah CCTV," ucapnya.
(shf)
Lihat Juga :