Keluarga Besar FK Unair Bergerak, Tolak Pencopotan Prof Budi Santoso

Kamis, 04 Juli 2024 - 17:45 WIB
loading...
Keluarga Besar FK Unair...
Keluarga besar Fakultas Kedokteran (FK) Unair menggelar aksi solidaritas menolak pencopotan Dekan FK Unair Prof Budi Santoso di Surabaya, Kamis (4/7/2024). Foto/Masdarul Khoiri
A A A
SURABAYA - Pencopotan Prof Budi Santoso sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) memunculkan solidaritas dari keluarga besar FK Unair.

Mereka menggelar aksi damai atas pencopotan Prof Bus, sapaan Budi Santoso, yang diduga karena menolak dokter asing.

Baca juga: Dekan FK Unair Dipecat, Ksatria Airlangga Bakal Gelar Aksi Solidaritas!

Aksi di kampus A Jalan Darmawangsa ini diikuti para guru besar, sejawat dokter, pengajar, alumni, hingga mahasiswa aktif FK Unair. Mereka mengenakan jas putih dan membentangkan spanduk penolakan atas pemecatan Prof Bus.

"Turut berduka cita atas matinya keadilan sistem kesehatan Indonesia. Kembalikan sistem kesehatan dari rakyat Indonesia untuk rakyat Indonesia. #standwithProfBUS," demikian bunyi tulisan di spanduk dari Orthopaedi dan Traumatologi.



Spanduk lain dicetak besar dengan tulisan #SAVE PROF BUS. Ada lagi dari Neurology menyindir mengenai kebebasan berpendapat.

"Kebebasan Berpendapat adalah Hak Setiap Warga Negara" #standwithProfBUS #Bangga Alumni Unair.

Baca juga: Dekan FK Unair Dipecat Gegara Tolak Dokter Asing, Para Dekan Se-Indonesia Bereaksi!

Mantan Rektor Unair 2001-2006 dr Puruhito juga hadir di tengah-tengah civitas akademika FK Unair yang sejak pagi sudah bersemangat untuk aksi.

"Di sini saya berdiri sebagai warga FK Unair, selain juga sebagai mantan rektor, saya hari ini sangat berduka cita mendengar apa yang telah diputuskan Rektor Unair terhadap dekan kita Profesor Bus (Budi Santoso)," kata Puruhito saat orasi.

Puruhito berpendapat, tindakan pimpinan Unair memecat Budi tidak sesuai dengan prosedur, salah satunya dalam Pasal 53 Peraturan Pemerintah No 30 Tahun 2014 Tentang Statuta Unair.

Pasal itu menjelaskan dekan atau wakil dekan di Unair bisa diberhentikan karena berakhir masa jabatannya; meninggal dunia; mengundurkan diri; sakit yang menyebabkan tidak mampu bekerja secara permanen.

Kemudian, dekan atau wakil dekan juga bisa dicopot bila sedang studi lanjut; dan/ atau di pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan perbuatan yang diancam pidana penjara.

Puluhan karangan bunga memenuhi halaman FK Unair dalam aksi Ksatria Airlangga, membela Prof Bus yang dicopot usai menolak rencana Kementerian Kesehatan RI yang akan mendatangkan dokter asing di rumah sakit vertikal Indonesia.

Karangan bunga itu bertuliskan turut berduka cita, prihatin, atas hilangnya kebebasan berpendapat di dunia pendidikan dan kedokteran, save Prof Bus, dan lainnya.

“Atas hilangnya demokrasi di dunia pendidikan, save Prof Bus untuk Indonesia sehat,” tulis salah satu karangan bunga dari Ikatan Alumni Mata FK Unair, Kamis (4/7/2024).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Rekomendasi
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved