Cari Tambahan Penghasilan Halal, Seorang Polisi di Madiun Jadi Tukang Las
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 23:46 WIB
loading...
A
A
A
Sementara tambahan dari hasil mengelas yang berkisar antara Rp500 ribu hinga Rp1 juta, dia gunakan untuk menutupi kekurangan yang kadang ada.
Sanusi mengemukakan, menjadi tukang las tidak mengganggu aktivitas sebagai Polisi. Sebab, Sanusi membuka bengkel las saat lepas dinas dan hari libur.
Bagi Aiptu Sanusi, menjadi polisi tetaplah yang utama. Dengan sepeda motor tua, Bintara Polri kelahiran 18 April 1970 ini, tak pernah terlambat datang ke Polsek Mejayan, Polres Madiun, tempatnya bertugas.
Seperti rekan-rekan nya sesama polisi, Aiptu Sanusi melayani masyarakat yang datang dengan penuh keramahan. Patroli pengamanan wilayah juga dia lakukan dengan penuh dedikasi sebagai anggota Polri.
Banyak pelanggan Sanusi yang merasa puas dengan karya lasnya. "Selain bagus kualitasnya, tarif atas jasa pengelasan yang diberikan Sanusi bisa ditawar, bahkan diutang," kata Padang, salah seorang pelanggan Sanusi.
Sanusi mengemukakan, menjadi tukang las tidak mengganggu aktivitas sebagai Polisi. Sebab, Sanusi membuka bengkel las saat lepas dinas dan hari libur.
Bagi Aiptu Sanusi, menjadi polisi tetaplah yang utama. Dengan sepeda motor tua, Bintara Polri kelahiran 18 April 1970 ini, tak pernah terlambat datang ke Polsek Mejayan, Polres Madiun, tempatnya bertugas.
Seperti rekan-rekan nya sesama polisi, Aiptu Sanusi melayani masyarakat yang datang dengan penuh keramahan. Patroli pengamanan wilayah juga dia lakukan dengan penuh dedikasi sebagai anggota Polri.
Banyak pelanggan Sanusi yang merasa puas dengan karya lasnya. "Selain bagus kualitasnya, tarif atas jasa pengelasan yang diberikan Sanusi bisa ditawar, bahkan diutang," kata Padang, salah seorang pelanggan Sanusi.
(awd)
Lihat Juga :