Januari-Juli 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD191,10 Juta

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 13:12 WIB
loading...
Januari-Juli 2020, Neraca...
Ilustrasi neraca dagang. Foto/Dok
A A A
SURABAYA - Neraca perdagangan Jawa Timur ( Jatim ) selama Januari-Juli 2020 mengalami defisit sebesar USD191,10 juta. Hal ini disumbangkan oleh selisih perdagangan ekspor-impor di sektor non migas yang surplus sebesar USD1,27 miliar. Namun selisih perdagangan ekspor-impor di sektor migas justru deficit USD1,46 miliar.

Sedangkan pada Juli 2020, neraca perdagangan Jatim mengalami surplus USD195,40 juta. Surplus ini disebabkan selisih nilai perdagangan yang positif pada sektor nonmigas yang lebih besar dibandingkan yang negatif pada sektor migas. (Baca juga: Neraca Dagang Surplus Tertinggi 9 Tahun, Airlangga: Ekspor Kita Berdaya Saing )

“Surplus sektor nonmigas ini perlu lebih ditingkatkan agar neraca perdagangan Jawa Timur kembali surplus di periode berikutnya. Di samping itu perlu diupayakan untuk menekan atau mengurangi defisit dari sektor migas,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Satriyo Wibowo dalam rilisnya, Jumat (21/8/2020). (Baca juga: Selama Januari-Juli 2020, Impor Jawa Timur Turun 14,80 Persen )

Pada Juli 2020, komoditas minyak petroleum mentah mengalami kenaikan nilai ekspor paling tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Yakni menjadi USD3,45 juta setelah bulan sebelumnya sebesar USD38,22 juta atau naik sebesar USD65,23 juta. Sementara itu penurunan nilai ekspor terbesar terjadi pada komoditas udang dan udang besar tidak dalam kemasan kedap udara dengan nilai USD26,61 juta. “Pada bulan Juni 2020, nilai ekspor udang mencapai USD31,58 juta atau turun sebesar USD4,98 juta,” kata Satriyo.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk (perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi udang), Oei Harry Lukmito, mengatakan, selama pandemi COVID-19, ekspor udang beku dan makanan olahan hasil laut mengalami peningkatan. Hampir 90% ekspor perseroan ke Amerika, Jepang dan Australia serta beberapa negara lainnya.

"Di tengah tekanan ekonomi global sekarang akibat dampak pandemi, kami terus mengupayakan agar pertumbuhan kinerja perseroan tetap terjaga," kata dia.

Emiten berkode saham SKBM itu tengah menyiapkan strategi guna menggenjot penjualan. Di antaranya, melakukan kerjasama dengan beberapa e-commerce terkemuka di Indonesia untuk memperkuat penjualan,terutama untuk pasar domestik. "Kami juga gencar menggarap pasar modern dan pasar tradisional, mengingat sektor makanan terutama food service selama ini cukup terdampak oleh pandemi," kata dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Jatim...
Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD1,02 Miliar Selama Agustus 2022
Selama Januari - April...
Selama Januari - April 2022, Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD2,38 Miliar
Neraca Perdagangan Jawa...
Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD441,64 Juta pada Januari 2022
Selama Januari - Mei...
Selama Januari - Mei 2021, Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD1,59 Miliar
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Januari-Agustus 2020,...
Januari-Agustus 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD333,44 Juta
Rekomendasi
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved